160 Offroader Ikuti Diklat BATARA VIII

97

Agenda rutin tahunan pendidikan dan latihan dari komunitas Bandung Trail Adventure atau yang lebih dikenal dengan nama BATARA, kembali  diselenggarakan Sabtu-Minggu 5-6 Oktober 2019. Diklat BATARA Angkatan ke-8 ini diikuti 160 calon anggota baru yang datang dari berbagai kota/kabupaten di Jawa Barat. Sama halnya dengan kegiatan diklat-diklat sebelumnya, kegiatan penerimaan anggota baru dari komunitas asal Bandung Selatan ini diawali dengan upacara dan pembukaan Diklat angkatan 8 di lapangan bola Gambol Manggahang Baleendah Kabupaten Bandung, dihadiri  segenap anggota Batara, para sesepuh , Camat Baleendah, Maman Nurjaman.

Setelah dibagi menjadi beberapa kelompok, para bakal calon anggota mengikuti dua sesi utama , sesi teori dan praktek yang harus ditempuh. Sesi teori diberikan dalan suasana santai dan tidak formal. Kupasan mendasar materi seputar perkenalan organisasi, event, survival,pengenalan medan, etika dan  safety riding diberikan langsung oleh para punggawa Batara.

“Anggota Batara angkatan ke-8 ini diberi nama BATARA Jati Rahayu. Diharapkan para anggota baru ini menjadi anggota Batara yang tangguh, solid, kompak dan tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan serta tidak merusak alam,”ujar Arya, Ketua Umum Batara.

Pada hari pertama, para calon anggota disuguhi simulasi safety riding yang telah disiapkan ditengah lapangan bola. Kemudian sesi selanjutkan bergeser ke zona dua mencoba mini trek dengan segala medan kesulitan. Jatuh bangun ketika melahap trek sudah menjadi pemandangan yang biasa. Namun offroader tetap semangat dan saling membantu para calon anggota yang menemui kesulitan. Kemudian satu sesi yang ditempuh, para peserta Diklat secara bergantian mencoba tanjakan tebing.

Diklat dilanjutkan pada hari kedua. Para offroader yang telah dibagi kedalam beberapa kelompok diwajibkan mencoba trek Tugu Baleendah yang merupakan arena bermain offroad seluruh anggota BATARA. Dalam perjalanannya, para offroader dihadapkan pada  track yang lumayan menguras kekuatan fisik . Jarak jalur yang dilalui adalah kurang lebih sekitar 15 kilometer, terdiri dari kombinasi  tanjakan dan turunan yang curam.

“Dengan pelaksanaan dan keberhasilan diklat ini merupakan satu kebanggaan bagi segenap anggota BATARA, sehingga kualifikasi peserta sesuai dengan target yang telah ditetapkan, yakni kemampuan maupun keterampilan offroader yang tangguh,” ujar Edi Pramana,  Pembina Batara.

Anggota BATARA diwajibkan menguasai pengetahuan tentang dunia trail adventure, meningkatkan keterampilan, kekuatan fisik yang prima dan mempunyai sikap offroader yang mawas diri, alias tidak merusak alam , di samping berjiwa sosial.

Seluruh peserta kegiatan “Diklat Batara VIII” , berakhir kembali di Lapangan Bola Gambol Manggahang Baleendah Kabupaten Bandung. Seluruh offroader beristirahat sambil menikmati sajian hiburan musik.  (E-002)***