Fashion Division Promosikan Desainer Lokal

184

BISNIS fesyen yang masih tumbuh menjadi kesempatan bagi Fashion Division  untuk membesarkan bisnis dan jaringannya. Start up penyedia sarana bagi desainer untuk berkiprah di ajang internasional itu pun memanfaatkannya untuk menjaring para perancang busana dari Indonesia dan Asia. 

Wulan S Haryono, Pendiri dan Direktur Program Fashion Division, menyatakan, pihaknya saat ini tengah menjaring para desainer pemula Asia untuk bisa tampil di ajang Paris Fashion Week 2019. Sejauh ini, perancang pemula dari Thailand dan Filipina tertarik  untuk ikut seleksi tersebut. Maklum Paris Fashion Week adalah salah satu pergelaran busana ternama di dunia.

Ada dua tahap pendaftaran yang bakal dilakukannya, yakni di bulan Februari dan Oktober. Ia optimistis peserta yang tertarik tidak cuma berasal dari Indonesia tapi juga negara Asia lainnya. Sayang, ia tidak merinci target jumlah perancang yang bakal digaet di ajang Paris Fashion Week 2018.

Animo dari perancang busana tersebut tidak terlepas dari rencana jangka pendek dari Fashion Division yang bakal membawa lima perancang lokal di ajang Paris Fashion Week 2018. Acara tersebut akan berlangsung pada 28 September 2018.

Fashion Division memilih lima perancang lokal dari hasil seleksi. Jumlah peminatnya ada 37 perancang busana. “Kelima desainer tersebut dipilih lewat serangkaian proses seleksi dengan kriteria keunikan desain, ciri khas brand dan kualitas bahan,” katanya, Jumat (7/9).

Ajang tersebut menjadi tahun pertama pelaksanaan Fashion Division dalam berkiprah di bidang fesyen. Sekaligus untuk mengenalkan lebih dekat hasil rancangan desainer Indonesia ke para mitra di luar negeri. “Acara ini bertujuan untuk mempromosikan fesyen Indonesia khususnya untuk fesyen desainer yang ingin memulai debutnya di skala internasional,” katanya yang menyebut sejumlah media asing siap meliput. (C-003/BBS)***