Nasib Pedagang Dan Supir Ontang-Anting Di Kawah Putih

8

Selain berdampak penutupan sementara, kebakaran lahan di kawasan objek wisata alam kawah putih pun, berdampak pada penurunan omset para pedagang makanan, dan puluhan warga setempat, yang berprofesi sebagai sopir ontang-anting, yakni armada pengantar wisatawan, dari pintu masuk hingga ke objek kawah putih.

Sejumlah warga pemilik warung dan kios yang berada di dekat pintu masuk objek wisata kawah putih, terpaksa menutup tempat usahanya. Hal ini dilakukan menyusul penutupan sementara, objek wisata kawah putih oleh pengelola. Penutupan warung dan kios, sudah dilakukan sejak selasa pagi kemarin. Suasana di loket pembelian tiket pun lumpuh tidak ada kegiatan. Namun meski mereka tidak memiliki pemasukan omset, selama penutupan sementara berlangsung, para pedagang justru bergotong royong untuk membuat makanan ringan, dan berat, bagi para relawan yang berusaha memadamkan api.

Tak jauh berbeda dengan pemilik warung dan kios, sebanyak delapan puluh tujuh sopir ontang-anting, yang merupakan armada pengantar wisatawan dari pintu masuk hingga ke objek kawah putih ini, terpaksa harus menganggur. Mereka berharap pemadaman api dapat segera dilakukan, agar mereka dapat kembali beroperasi, dan mendapat pemasukan pundi-pundi rupiah lagi.

Kebakaran lahan yang terjadi di objek wisata alam kawah putih, terjadi sejak senin sore. Kepolisian kini, melakukan penyelidikan terkait terjadinya peristiwa kebakaran tersebut. Diduga, akibat oleh oknum pengunjung, yang membuang puntung rokok ke objek yang mudah terbakar.

Rezytia Prasaja, Bandung Tv.,