Bela Negara Satgas Vertical Rescue Indonesia

19

Bela Negara merupakan salah satu sikap dan perilaku warga negara atas  kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar. Tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara . Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang. Kesadaran bela negara  hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara. Spektrum bela negara sangat luas, dari yang paling halus, hingga yang paling keras. Mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata musuh . Tercakup di dalamnya adalah bersikap dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara.Di Indonesia proses pembelaan negara sudah diatur secara formal dalam Undang-undang. Diantaranya sudah disebut dalam Pancasila serta Undang-undang Dasar 1945,  pasal 30.

Di dalam pasal tersebut, dijelaskan bahwa membela bangsa merupakan kewajiban seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.Dengan melaksanakan kewajiban bela bangsa , merupakan bukti dan proses bagi seluruh warga negara untuk menunjukan kesediaannya dalam berbakti pada nusa dan bangsa serta kesadaran untuk berkorban guna membela negara. Pemahaman bela negara itu sendiri demikian luas, mulai dari pemahaman yang halus hingga keras.Diantaranya dimulai dengan terbinanya hubungan baik antar sesama warga negara hingga proses kerjasama untuk menghadapi ancaman dari pihak asing secara nyata. Hal ini merupakan sebuah bukti adanya rasa nasionalisme yang diejawantahkan ke dalam sebuah sikap dan perilaku warga negara dalam posisinya sebagai warga negara. Didalam konsep pembelaan negara, terdapat falsafah mengenai cara bersikap dan bertindak yang terbaik untuk negara dan bangsa.

Didalam proses pembelaan bangsa, ada beberapa hal yang menjadi unsur penting, di antaranya adalah  , cinta tanah air kesadaran berbangsa & bernegara dengan Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa & negara , memiliki kemampuan awal bela negara. Atas berbagai hal tersebut  segenap relawan satuan tugas Vertical Rescue Indonesia mendapat pembekalan dari Letjen Purnawirawan Prof.Dr.Syarifudin Tippe M.Si. di Mako Vertical Rescue Indonesia Jalan Pahlawan  70 Bandung.Kegiatan pembekalan dilakukan pada tanggal 18 Oktober 2019,pada kesempatan pembekalan tersebut para relawan Vertical Rescue Indonesia datang dari berbagai daerah.Proses pembekalan pada intinya ialah membuka wawasan kesadaran kepada segenap anggota satgas dan relawan Vertical Rescue Indonesia untuk senantiasa bermanfaat bagi nusa dan bangsa .Selepas pembekalan di lakukan pemberian penghargaan kepada satgas Vertical Rescue Indonesia yang melakukan proses evakuasi pesawat jatuh di Papua serta pemberian penghargaan kepada Ketua Dewan Pembina vertical rescue Indonesia Letjen Purnawirawan Prof.Dr.Syarifudin Tippe M.Si. (E-001) ***