Insiden Pipa Pertamina, Ridwan Kamil Minta KCIC Taati Sop

5

Menyikapi insiden kebakaran akibat penggalian proyek Kereta Cepat Indonesia China, yang mengenai pipa gas Pertamina, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, meminta pihak KCIC mematuhi Standar Operasional Prosedur atau SOP yang berlaku. Ridwan Kamil pun akan memanggil pihak KCIC dan Bupati Walikota yang berkaitan dengan proyek kereta cepat tersebut, awal pekan depan, agar tidak terjadi hal serupa.

Ditemui usai rapat tertutup dengan pihak Pertamina di Gedung Pakuan Bandung Kamis sore, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, terbakarnya pipa pertamina di kawasan Melong beberapa waktu lalu, akibat Standar Operasional Prosedur tata cara menggali tanah di daerah pipa pertamina kurang diikuti. Seharusnya, ada pendampingan dari pertamina untuk memastikan pipa pertamina tidak terkena alat berat. Bahkan, penggalian harus berjarak dua meter dari pipa. Pihaknya pun akan memanggil pihak KCIC awal pekan depan, agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

Pipa tersebut merupakan Pipa Lama Pertamina yang mensuplai dari Ujung Berung ke arah Depo di Padalarang. Kebakaran berhasil dipadamkan damkar Khusus Pertamina dalam waktu 3 Setengah Jam. Suplai BBM berkapasitas 250 Kiloliter perjam tersebut pun kembali normal, karena pertamina sudah menyiapkan jalur pipa baru di seberang jalan. Selain itu, Gubernur pun akan memanggil pemerintah Kabupaten Kota yang terkait Proyek Pertamina, agar laporanlaporan di titiktitik lain pun bisa teratasi.

Budi Hartati, Bandung Tv.