Merawat Cat Doff

24

Dalam beberapa tahun belakangan ini para pabrikan otomotif memberikan sentuhan warna yang semakin beragam pada setiap  produknya, jika dulu kendaraan, sepeda motor maupun mobil lebih banyak menggunakan cat metalik , saat ini berbeda ,  kini cat doff banyak digunakan dan populer.

Doff sendiri mempunyai sifat tidak memantulkan cahaya jika terkena sinar matahari atau sinar lampu pada malam hari, selain itu tampilan pun terlihat lebih kusam dibandingkan dengan mobil atau motor yang memakai cat metalik.

Meski demikian warna doff membuat kendaraan tersebut tampil lebih elegan dan terlihat  garang, jadi tidak mengherankan jika warna ini semakin populer terutama di Indonesia . Namun cara merawat cat doff  tidak mudah, memerlukan cara khusus agar warnanya bisa  awet.

Mengenai  hal tersebut, Asisten Manajer Technical Training PT Daya Adicipta Motora (DAM), distributor sepeda motor Honda Jawa Barat, Ade Rohman mengatakan, pemilik  harus melakukan perawatan sederhana.

“Cukup dicuci dan dilap dengan kanebo atau kain micro fiber. Hampir sama  dengan pemeliharaan cat motor pada umumnya,” kata Ade.

Ade menambahkan pemilik kendaraan sebaiknya tidak menambahkan cairan yang tidak diperuntukan bagi kendaraan dengan warna doff seperti baby oil.

“Enggak usah pakai cairan yang memang peruntukannya bukan untuk warna atau cat doff. Selain menambah kerja pemilik, hal itubisa saja malah membuat cat doff tak lagi seperti yang diharapkan,” ujarnya.

Sementara pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus menjelaskan, motor dengan cat doff tidak boleh di wax atau menggunakan material berbahan dasar minyak.

“Perawatan cat doff sangat mudah, cukup pakai sabun cuci piring, tidak boleh di wax atau pakai material yang berbahan dasar minyak karena dapat mengurangi karakter doff yang kasar,” ujar Yanes. (E-002)***