Warga Geruduk Lokasi Proyek KCIC

5

Warga Terdampak Pembangunan Megaproyek Kereta Cepat JakartaBandung,Di Blok Cikalapa,Desa BojongkonengNgamprah,Kabupaten Bandung Barat,Kembali Mendatangi Lokasi Pembangunan Proyek Kerecat Cepat Indonesia  China Atau KCIC.Warga Menuntut Lahan Seluas 854 Meter Persegi Miliknya, Segera Dibayarkan.

Kesal Melihat Sejumlah Alat Berat Datang  Hendak Mengeksekusi Lahan Miliknya,Pemilik Lahan Atas Nama Nunung Saepulloh,Warga Terdampak Pembangunan Megaproyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung,Di Blok Cikalapa,Desa Bojongkoneng Ngamprah,Kabupaten Bandung Barat,Langsung Menggeruduk Lokasi Pembangunan Proyek KCIC.

Sebelumnya,Pengukuran Lahan Telah Dilakukan Oleh Petugas BPN Kabupaten Bandung Barat,Luas Tanah Tersebut Adalah 900 Meter Persegi,Namun Pada Saat Dilakukan Pengukuran Ulang, Menyusut Menjadi 854 Meter Persegi.

Meski Demikian,Pemilik Lahan Tidak Mempermasalahkan Soal Ukuran,Melainkan Meminta Haknya Sesuai Peta Bidang,Termasuk Sisanya Segera Dibayar.Karena Hingga Saat Ini,Pihaknya Belum Menerima Pembayaran Lahan Yang Akan Digunakan Pembangunan Megaproyek Kereta Cepat IndonesiaChina.Dilokasi Saat Ini,Telah Dipasangi Tanda Batas Berupa Patok Dan Garis Kuning,Serta Sejumlah Alat Berat Yang Siap Mengeksekusi Lahan Tersebut.

Kesal Melihat Sejumlah Alat Berat Yang Hendak Mengeksekusi Lahan Miliknya,Pemilik Lahan Pun Sempat Menumpahkan Kekesalannya Terhadap Sejumlah Pegawai Proyek Yang Berada Di Lokasi.

Beruntung Aksi Warga Dapat Diredam,Berkat Kehadiran Petugas Perwakilan Dari Kcic Pusat.

Hingga Saat Ini,Lahan Tersebut Belum Dieksekusi,Pasalnya Belum Sesuai Dengan Kesepakatan.

Algi Muhamad Gifari, Bandung Tv