Pesona Curug Jambe Anom Di Wilayah Sentra Gula Merah Purbahayu

41

Berbicara tentang Kabupaten Pangandaran,tidak elok rasanya bila tidak menyinggung pariwisata disana. Kabupaten Pangandaran merupakan wilayah pemekaran dari Kabupaten Ciamis yang diresmikan pada 25 Oktober 2012.Potensi wisata Kabupaten Pangandaran cukup beragam, pada umumnya di dominasi oleh potensi wisata alam.Salah satu yang paling terkenal ialah kawasan Pantai Pangandaran,selain itu masih ada Green Canyon serta Citumang.Dari sekian banyak potensi wisata alam, ada beberapa destinasi wisata yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai tujuan wisata  di wilayah Pangandaran. Dalam perjalanan tim Mandalawangi kali ini mengunjungi Curug Jambe Anom.

Curug Jambe Anom secara administratif masuk berada di wilayah Desa Purbahayu Kecamatan Pangandaran.  Desa Purbahayu merupakan salah satu desa pemasok gula merah terbanyak dari wilayah pakidulan (wilayah selatan-red). Dengan mayoritas penduduknya  perajin gula merah , selain memiliki usaha pertanian . Dari kawasan wisata Pantai Pangandaran menuju Desa Purbahayu  , harus menempuh waktu perjalanan kurang lebih 45 menit menggunakan kendaraan roda empat. Jalurnya bisa masuk dari depan kantor Polsek Pangandaran melewati kampung Karang Salam Bojong Jati, menelusuri  jalan daerah pesawahan Desa Purbahayu  menuju ke kampung Munggang Gondang , ditempuh dengan berjalan kaki. Dari Kampung Munggang Gondang  sampai ke Curug Jambe Anom, kita akan menikmati eksotisme alam desa yang masih asri dan wahana rekreasi air yang menyegarkan.

Tak ada papan penunjuk jalan untuk menuju Curug Jambe. Juga, tak ada banyak keterangan yang diketahui  mengenai Curug Jambe yang memang masih belum banyak diketahui pengunjung. Belum banyak wisatawan yang mengeksplorasi tempat rekreasi ini. Untuk menjangkau Curug Jambe, pengunjung memang tidak bisa membawa kendaraan hingga lokasi. Pengunjung harus berjalan kaki sekitar 20 menit dengan menelusuri jalan setapak, menyebarangi sungai kecil dan lahan perkebunan warga sekitar. Trek yang dilalui pun terbilang tidak mudah, terlebih pada musim hujan. Saat terbaik menikmati pesona Curug Jambe, saat musim hujan karena airnya deras dan jernih.

Potensi wisata alam Curug Jambe Anom masih banyak membutuhkan penataan, terkait dengan fasilitas pendukung wisata. Saat kami berkunjung, belum terlihat  sarana penunjang wisata seperti lahan parkir,toilet , hingga penjual makanan dan minuman.Para pelancong menurut warga sekitar biasanya cukup banyak pada hari Sabtu dan Minggu serta masa libur sekolah.Pada hari  biasa lokasi curug relatif sepi. Bila sudah ditata , tidak menutup kemungkinan akan banyak pelancong yang berkunjung yang diharapkan bisa memberi nilai ekonomi bagi masyarakat  sekitar.Aktivitas favorit para pelancong di Curug Jambe yakni menikmati kesegaran air curug,hingga mengabadikan keindahan panorama curug dengan lensa kamera atau telepon gengggam. (E-001) ***