NYANYI SINGLE YANG NYELENEH MAWANG, DISERET KE PENGADILAN MUSIK

17
NYANYI SINGLE YANG NYELENEH MAWANG, DISERET KE PENGADILAN MUSIK

Musik merupakan hal yang paling digandrungi oleh seluruh kalangan masyarakat, karena musik tidak memandang perbedaan. Bahkan perkembangan musik dewasa ini sangat beragam, mulai dari Pop, Rock, Jazz, Keroncong, Underground, Deathmetal dan lainnya. Baik tema lagunya bercerita tentang cinta, sedikit menyentil politik atau liriknya yang agak nyeleneh, sehingga para pecinta musik sekarang bisa jeli untuk memilih karya mana yang bagus atau tidaknya di telinga mereka, khususnya dalam dunia digital sekarang ini.

Sebelumnya jagat dunia maya sempat dihebohkan dengan hadirnya musisi Oma Mulyana dengan Kumaha Dinya Welah, kini hadir dan menjadi viral musisi yang memiliki single hit’s yang nyeleneh,  dia adalah Mawang, pria gondrong asal Banjaran Kabupaten Bandung yang bernama lengkap Ridwan Mawang Sanja Irawan, kini dikenal menyanyikan lagu tanpa kata untuk mengungkapkan kasih sayang kepada orangtuanya. Hingga akhirnya pada kamis, 31 Oktober 2019 lalu, Mawang terseret menjadi terdakwa di DCDC Pengadilan Musik edisi ke-37 di Kantin Nasion Rumah The Panas dalam, Jalan Ambon Kota Bandung.

Gio Vitano selaku Perwakilan ATAP Promotions, menyebutkan , dihadirkannya Mawang pada sidang kali ini tak hanya karena karyanya yang viral, tetapi karena Mawang punya talenta pada bidang musik.

Gio pun menambahkan, DCDC Pengadilan Musik yang kini sudah mulai dikenal di kalangan musisi di tanah air berkat bantuan dan kerja sama berbagai pihak termasuk media. Namun lebih dari itu, sesuai misi DCDC, kata dia, musisi yang dihadirkan semata-mata memang memiliki kualitas yang dianggap layak dihadirkan di Pengadilan Musik.

Ketika masih aktif kuliah, Mawang bergabung di band Djedje Pump dan Inconsistence bergenre rock dengan memadukan konsep pertunjukan teatrikal dan performing art. Sementara bersama band Embrio Projexxx, Mawang melakukan eksplorasi di ranah musik eksperimental, dari mulai penggabungan musik pop, rock, blues hingga musik etnik. Kemudian setelah lulus di Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) program studi Seni Karawitan dan juga aktif dalam pembuatan musik teater, tari dan film, serta memilih solo karir. Mawang merilis empat buah single yang berjudul ”Aku Kamu”, “Hey Kau Yang Cantik”, “Kelinci Kura-Kura”, dan “Kasih Sayang Kepada Orang Tua”. Hingga akhirnya single yang berjudul “Kasih Sayang Kepada Orang Tua” yang secara iseng diunggah oleh kawannya mendadak viral di YouTube dan mengundang banyak komentar di kalangan warga net.

Dalam DCDC Pengadilan Musiknya dengan Jaksa Penuntut, Budi Dalton dan Pidi Baiq, Pembela oleh Yoga (PHB) dan Ruly Cikapundung,  dipimpin  Hakim yaitu Man (Jasad) , Panitera persidangan Eddi Brokoli . Persidangan berjalan penuh gelak tawa tiada henti-hentinya yang umumnya para penonton  fansnya Mawang , sampai Hakim membacakan keputusan akhir yang menyatakan Mawang bebas berkarya, karena negeri ini butuh orang nyentrik kayak Mawang. (E- 009) ***