Harga Jual Kios Pasar Pelita Tinggi, Mahasiswa Demo Walikota

4

Aksi unjuk rasa Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah, ke kantor Balai Kota Sukabumi, menuntut tingginya harga kios yang dianggap memberatkan pedagang. Aksi tersebut, sempat terjadi saling dorong dengan pihak kepolisian yang menutup gerbang, karena pendemo ingin bertemu dengan Walikota Sukabumi

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sukabumi, Melakukan aksi unjuk rasa  di depan Balaikota Sukabumi. Massa menuntut tingginya harga kios yang dianggap memberatkan pedagang. Selain itu, mereka meminta Walikota Sukabumi Ahmad Fahmi menemui para pendemo, dari Ikatan Mahasiswa Muhammadyah Sukabumi. Aksi yang awalnya damai tiba-tiba memanas, mahasiswa sempat terjadi saling dorong dengan pihak kepolisian yang menjaga pintu gerbang Balaikota Sukabumi, di Jalan Syamsuddin Sukabumi. Mahasiswa menuntut walikota, menurunkan harga jual kios pasar pelita sukabumi yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. harga sebesar 45 juta permeter tersebut, dianggap sangat memberatkan para pedagang, sehingga para mahasiswa meminta pemerintah daerah harus turun tangan

Menurut koordinator aksi, Bayu Maualan Firdaus, harga sewa lapak untuk pedagang yang dipatok 45 Juta Permeter sangat memberatkan para pedagang dan tidak rasional. sehingga pihaknya meminta walikota untuk menjelaskan terkait tingginya harga lapak.

Aksi unjuk rasa pun berlanjut dengan memblokir Jalan Syamsuddin selama hampir 15 Menit lebih, akibat kekecewaannya karena tidak bisa bertemu dengan Walikota Sukabumi, Ahmad Fahmi. setelah sempat memblokir jalan di kedua arah jalan R Syamsudin Sukabumi. Massa yang dikawal aparat gabungan polisi dan satpol pp akhirnya membubarkan diri.,

Budi Setiawan, Bandung Tv.