Indonesia Pegang 35% Penjualan Mobil ASEAN

24

Kawasan Asean kian potensial sebagai tujuan ekspor industri otomotif nasional seiring dengan pertumbuhan pasar di negara tetangga. Data Asean Automotive Federation (AAF) menyebutkan, Indonesia menjadi salah satu kontributor terbesar penjualan kendaraan di antara negara-negara di kawasan Asia Tenggara ( ASEAN). Karena Indonesia mendominasi market penjualan mobil di Asia Tenggara.  Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berharap Indonesia tidak hanya jago di pasar domestik, tapi juga bisa berbicara banyak di pasar ekspor. Di ASEAN pasar terbesar  Indonesia mencapai 35 %.

Dalam diskusi Kesiapan Industri Otomotif Menuju Era 4.0, di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/12/2019), Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara mengatakan industri otomotif dunia kini mengarah ke negara-negara Asia. Selain India dan China, negara-negara di ASEAN seperti Indonesia, juga bisa mengambil kesempatan ini untuk menggenjot pasar ekspor.

“Negara-negara di Eropa sudah mengalami perlambatan jumlah penjualan mobil, sehingga potensi pasar otomotif dunia bergeser ke Asia, tepatnya India, China dan Asia Tenggara. Sebab itu perlu dilakukan pemetaan kembali, agar kita tidak hanya jago kandang. Tidak hanya jualan domestik,” ujar Kukuh.

Gaikindo menyebutkan, ekspor mobil rakitan Indonesia di tahun ini mengalami peningkatan sebesar 29 %. Mobil-mobil buatan Indonesia sudah diekspor ke 80 negara tujuan. Kukuh mengatakan, Gaikindo akan terus mengusahakan supaya negara tujuan ekspor bertambah.

Berdasar data Gaikindo, sepanjang Januari-Oktober 2019, Indonesia mencatat angka ekspor CBU sebanyak 275.364 unit dan angka ekspor CKD sebanyak 397.885 unit. Jika dibandingkan periode yang sama di 2018, angka kenaikan ekspor CBU sebesar 29 % dan ekspor CKD tumbuh sebesar 483%. (E-002)***