Polisi Bongkar Praktik Gas Oplosan Omset Ratusan Juta Rupiah

5

Polres Sukabumi Kota, berhasil mengungkap kasus oplosan gas elpiji subsidi ke non subsidi, di wilayah Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Dari hasil pengungkapan kasus tersebut, pihak kepolisian mengamankan 2 Orang tersangka, serta barang bukti ratusan tabung gas elpiji 3 Kilogram dan 12 Kilogram, dengan omset ratusan juta rupiah.

Tersangka Dd 50 Tahun Dan A alias R 33 Tahun, yang merupakan pemilik dan karyawannya, diamankan di rumah kontrakan yang dijadikan tempat produksi oplosan gas, di jalan Pelabuhan Dua, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembur Situ, Sukabumi. Keduanya kedapatan melakukan aksi curang untuk meraup keuntungan besar, dengan cara menyuntikan gas subsidi 3  Kilo ke Tabung Gas 12 Kilo dan Tabung Gas 50 Kilo. Dari satu tabung gas 12 Kilo yang dioplos, pelaku mendapat untung 50 Ribu Rupiah sedangkan dari tabung gas 50 Kilo, meraih untung hingga 300 Ribu Rupiah Per Tabung. bahkan dalam satu minggu, pelaku bisa menjual hingga 400 Tabung Gas ukuran 12 dan 50 Kilogram, dengan sasaran pembelinya warung makan dan restoran di wilayah sukabumi.

Kedua pelaku menjual gas oplosan tersebut di wilayah kota dan kabupaten sukabumi, dengan harga non subsidi. Yakni seharga 135 Ribu Rupiah untuk tabung gas elpiji 12 Kilogram, dan 620 Ribu Rupiah untuk tabung gas elpiji 50 Kilogram. Dari hasil penyuntikan ini, kedua pelaku dapat meraup keuntungan ratusan juta rupiah dari praktiknya yang sudah dilakukan selama dua tahun.

Statemendari tangan tersangka, polisi mengamankan 239 Buah Tabung Gas 3 Kilo, 91 Tabung Gas 12 Kilo, 10 Tabung Gas 50 Kilo Serta Sejumlah Peralatan Suntik Berupa Regulator Dan Segel. Akibat Perbuatannya Ini, Polisi Menjerat Tersangka Dengan Undang Undang Migas No 22 Tahun 2001 Tentang Migas, Pasal 53 Huruf B , C , Dan D Yang Ancamannya Paling Lama 4 Tahun Dan Denda 30 Miliyar.,

Budi Setiawan, Bandung Tv.