Pay Clean Mencoba Peruntungan Di Aplikasi Jasa Pembersih

15

BISNIS bersih-bersih yang paling banyak dibutuhkan konsumen adalah untuk melayani keperluan rumah tangga. Terutama membersihkan area yang jarang tersentuh oleh asisten rumah tangga, seperti sofa, karpet, tempat tidur, atau toilet.

Potensi inilah yang dilihat oleh start up Pay Clean dalam memberikan layanan jasa kebersihan rumah tangga. Usaha rintisan ini berdiri Januari 2018 . Mereka memang menawarkan ragam jasa kebersihan. Tak cuma membersihkan perabot rumah tangga, mereka juga melayani pembersihan kaca gedung, interior, mobil, perawan sepatu, tas, koper, helm, hingga pembersihan kolam renang, kolam ikan dan taman.

Muhammad Romzon Rois, Direktur Bisnis Pay Clean menjelaskan, konsumen bisa menggunakan layanan di situs start up ini atau lewat media sosial dan Whatsapp.

Romzon mengklaim Pay Clean saat ini punya kekuatan 30 pekerja yang bisa mengerjakan ragam tugas kebersihan rumah maupun perkantoran. Tarif jasa mulai dari Rp 25.000 sampaiRp 500.000 per layanan.

Dengan ragam layanan tersebut, pelan namun pasti, permintaan yang datang terus tumbuh. Saat ini saja, saban bulan Pay Clean menerima permintaan jasa kebersihan hingga 5.000 permintaan layanan. Sebagian besar permintaan untuk bersih-bersih rumah tinggal.

Jangan salah, permintaan tersebut baru sebatas di kota Lampung saja. Maklum, saat mulai beroperasi, Pay Clean memang baru mengkhususkan diri di kota Lampung.

Melihat hasil yang positif, Pay Clean pun mulai memperluas pasar. Tak tanggung-tanggung, daerah sasarannya  langsung menyeberang ke luar dari Lampung seperti ke Tangerang Selatan Banten.

Pengelola usaha ini melihat kawasan Tangerang Selatan sebagai salah satu wilayah pemukiman terluas di Jabodetabek. Pertimbangan lain di tempat itu banyak bisnis yang tumbuh dan berkembang, di dukung mayoritas warganya adalah pekerja sibuk. Faktor inilah yang membuat Pay Clen mulai mencoba  peruntungan di daerah tersebut.

Tak tanggung-tanggung, jangkauan Pay Clean di Tangerang Selatan tersebut bakal meliputi Bumi Serpong Damai (BSD), Bintaro, Ciputat, Karawaci, Legok dan sekitarnya. Rencananya, Pay Clean mulai beroperasi di daerah tersebut pada 12 Desember 2019.

Romzon berharap, setelah Pay Clean beroperasi di dua wilayah tersebut, para pengguna bisa langsung berlipat ganda. “Kami menargetkan pengguna di dua daerah tersebut bisa mencapai 15.000 pengguna per bulannya,” harapnya.

Supaya target tercapai, pihaknya bakal gencar berpromosi. Baik itu secara offline maupun online, memanfaatkan media sosial.

Tak  berhenti sampai di situ, ekspansi selanjutnya juga bakal dikerjakan Pay Clean seperti memperluas daerah operasi ke kota-kota besar lainnya. “Ini masih tahap evaluasi,” tuturnya.

Adapun ekspansi yang sudah pasti adalah pembuatan aplikasi mobile versi Andrioid dan iOS mulai kuartal I-2020. (C-003/BBS)***