Trend Reksadana Meningkat, Masyarakat Harus Tetap Berhati-Hati

10

Saat ini, trend pertumbuhan reksadana di Jawa Barat meningkat. Dalam tiga tahun terakhir, setidaknya tiga ratus ribuan investor telah membeli produk reksadana melalui fintek. Meski begitu, asosiasi pelaku reksa dana investasi Indonesia mengimbau, agar masyarakat tetap berhati-hati dalam berinvestasi salah satunya dalam wujud reksadana. 

Menurut ketua presidium asosiasi pelaku reksa dana investasi Indonesia, Prihatmo Hari Mulyanto, saat ini trend pembelian reksadana melalui Financial Technologi atau FINTEK meningkat. Dalam tiga tahun ini, setidaknya ada tiga ratus ribuan investor yang membeli produk reksadana melalui fintek. Meski begitu, dirinya mengimbau, agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima tawaran berinvestasi, salah satunya reksadana. Masyarakat harus melihat legalitas produk investasi tersebut yaitu terdaftar di OJK, jangan tergiur iming-iming imbal hasil yang tinggi, dan gali lebih dalam mengenai produk tersebut.

Saat ini setidaknya sudah ada lebih dari dua ribu produk reksadana yang terdaftar di OJK. Dari awal 2019 hingga september, jumlah Single Investor Identification atau SID total nasional mencapai 2 juta 148 ribu 723, yang terdiri dari saham satu juta 15 ribu 62 dan reksadana 1 juta 466 ribu 839. Sedangkan di JABAR, total SID mencapai 400 ribu 583, yang terdiri dari saham 164 ribu 944 dan reksadana 291 ribu 710.

Budi Hartati, Bandung Tv.