Polisi Siapkan Pengamanan Obyek Wisata di Jabar

14

BISNIS BANDUNG – Momen  liburan  Natal dan Tahun Baru (Nataru)  2019/2020 diprediksi bakal   menimbulkan  kemacetan panjang di sejumlah titik, terutama lokasi obyek wisata.

“Polisi telah menyesuaikan operasi lilin lodaya 2019, dengan situasi dan kondisi terkini,” tutur Kasubbdid PID Bidang Humas Polda Jabar, Abdussalam   di acara Jabar Punya Informasi (Japri) di  Gedung Sate, Jumat (27/12/2019).

Operasi ini diatur sesuaikan dengan situasi dan kondisi yang dinamis di Jabar, seperti jalan baru, objek wisata baru, dan titik baru tempat masyarakat merayakan tahun baru.  “Jadi strategi berbeda. Ada beberapa kegiatan masyarakat yang spontan dan tiba-tiba, itu kami antisipasi juga,” katanya.

Terkait titik kemacetan di Jawa Barat, tersebar di wilayah Pangandaran, Ciwidey, serta jalur Puncak. “Selasa 31 Desember 2019, mulai pukul 18.00 WIB, ditutup dan baru akan dibuka kembali pada hari Rabu 1 Januari 2020 pukul 06.00 WIB,” katanya.

Penutupan ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan di jalur Puncak pada malam pergantian tahun, mengingat tingginya aktivitas masyarakat yang akan merayakan tahun baru di kawasan wisata tersebut.

Selain itu, pada malam pergantian tahun juga akan digelar Tabligh Akbar oleh masyarakat sekitar bertempat di Masjid Atta’Awun dan akan dihadiri ratusan jemaah.

“Kami sudah menyosialisasikan kepada masyarakat akan ada Tabligh Akbar di Puncak pada tanggal 31 Desember, jadi kami mengimbau warga yang hendak ke Puncak menggunakan jalur alternatif lain,” tuturnya.

Abdussalam menginformasikan jalur alternatif yang dapat dilalui pengendara untuk ke Puncak yakni Cibubur-Cianjur (via Jonggol). Rute yang bisa dilalui, mulai dari Cibubur menuju Cileungsi, lalu Jonggol Cariu, melewati Cikalong, tembus ke Cianjur.

“(Tentang) objek wisata Ciater, mulai masuk Lembang sudah terjadi kemacetan arus lalu lintas lewat jalur normal Subang menuju Jalan Cagak. Masalah di jalur tersebut, terbatas satu jalur tidak ada alternatif pembuangan kemacetan,” ujar dia.

Untuk itu, Polda Jabar memastikan akan menertibkan kantong parkir liar yang mengganggu serta menempatkan petugas di beberapa perempatan yang dianggap rawan. Sementara untuk pengelolaan arus menuju Kawah Putih Ciwidey, pihaknya menekankan agar tidak ada bus yang naik ke tempat wisata.

“Jadi parkir di terminal atau kantong parkir yang disediakan. Kerja sama Polres setempat dengan pengelola wisata, sudah dikoordinasikan untuk menyiapkan kendaraan,” katanya.(B-002)***