Lembaga Pelatihan Disnakertrans Jabar Segera Direvitalisasi

49

BISNIS BANDUNG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat di tahun 2020 bakal merevitalisasi  lembaga pelatihan  seperti bidang  pelatihan dan produktivitas, bidang penempatan dan perluasan tenaga kerja  dan balai latihan kerja .  Semua  itu diperlukan  guna  akselerasi penurunan angka pengangguran di Jawa Barat.

Ketika  memberi pengarahan di Gedung Balai Latihan Kerja Kompetensi Jabar, Bekasi, Rabu (8/1/2020), Kepala Disnakertrans Jabar, Mochamad  Ade Afandi mengungkapkan  tantangan  tahun ini adalah merevitalisasi  Pelatihan dan Produktivitas (Latas), Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja ( Penta), dan  Balai Latihan  Kereja  (BLK).

Dalam bidang ketenagakerjaan Disnakertrans miliki tugas menghadirkan tenaga kerja yang berdaya saing dan menciptakan kondusivitas harmonisasi hubungan industrial. Ini sangat penting untuk menciptakan tenaga kerja yang berdaya saing sekaligus membenahi bidang Latas, Bidang Penta, dan BLK.

 “Jangan sampai  memunculkan persoalan bidang Latas ka kaler, bidang penta ka kulon, BLK-BLK aya nu ka kidul, ka wetan, aya nu cicing,” tuturnya.

Ade  menyatakan  Disnaketrans Jabar harus  menurunkan angka pengangguran dari 8,16 persen menjadi 8,0 persen atau 7,9 persen, dengan memberikan pekerjaan kepada 380 ribu masyarakat Jawa Barat.

Akan tetapi, kemampuan APBD dan APBN terbatas. APBD Jabar,  hanya mampu memberi pelatihan kepada 256 melalui programnya.  Kemudian  APBN hanya mampu memberi pelatihan keterampilan tenaga kerja bagi 650 orang.

“ Padahal  kita dituntut  harus  mampu menurunkan angka pengangguran sebanyak 380 ribu,” katanya seraya menambahkan di tahun 2020 pihaknya akan melakukan akselerasi sesuai arahan Gubernur Jabar dalam mencapai visi misi Jabar Juara lahir dan Bathin.(B-002)***