Penyandang Disabilitas Wyata Guna Terusir

3

Para penyandang tunanetra yang saat ini berada di  balai rehabilitas sosial, penyandang disabilitas sensorik netra Wyata Guna, Kota Bandung, harus terusir dari tempatnya. Hal tersebut, seiring perubahan status Wyata Guna, menjadi balai rehabilitasi sosial disabilitas terpadu, berstandar internasional.

Puluhan penyandang tunanetra yang berada di balai rehabilitas sensorik netra Wiyata Guna, di jalan Pajajaran, Kota Bandung, pada Selasa malam dipastikan terusir dari tempatnya.

Di atas tanah milik Kementrian Sosial, rencananya akan dibangun balai rehabilitas sosial disabilitas terpadu berstandar internasional.

Akibatnya para mahasiswa tunanetra di Bandung, yang tinggal di Wyata Guna terusir secara paksa dan hingga saat ini, terlantar di trotoar depan gedung Wyata Guna, di jalan Pajajaran,Kota Bandung.

Salah seorang mahasiswa tunanetra yang tinggal di  asrama Wyata Guna mengatakan, perjuangan dari para mahasiswa tunanetra sudah di mulai dari Januari 2019 tapi dengan jangka waktu panjang tersebut, bukannya mendapatkan solusi terbaik namun diusir secara paksa oleh pihak balai.

Karena kecewa, atas diusir secara paksa tersebut, puluhan mahasiswa disabilitas Wyata Guna, lebih memilih tidur di atas trotoar depan gedung Wyata Guna.

Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat Kota Bandung sangat menyayangkan atas kejadian tersebut. Pihaknya akan menampung suara dari para mahasiswa, serta akan mencari solusi bersama instansi terkait.

Atas kejadian tersebut, para mahasiswa berharap agar mendapatkan solusi yang terbaik dan pemerintah segera turun tangan dalam menangani permasalahan tersebut.

Yuwana Kurniawan, Bandung Tv.