Perjalanan Menuju Pantai Olele, Menyusuri Surga Tersembunyi

73

Gorontalo: The Hidden Paradise”. Tulisan ini langsung terbaca ketika kita mendarat di Bandara Djalaluddin, Gorontalo.

Tulisan itu tak asal. Gorontalo memang mempunyai tempat-tempat wisata dengan keindahan alam kelas wahid. Salah satunya adalah Pantai Olele.

Pantai indah dan eksotis ini merupakan obyek wisata bahari yang terdapat di Desa Olele di Kecamatan Kabila Bone.

Pantai Olele merupakan pintu menuju Teluk Tomini, surga bagi para penggemar diving dan snorkeling. Para penggemar fotografi dalam laut juga pasti langsung jatuh cinta begitu melihat keindahan alam di perairan Olele.

Pantai Olele berjarak sekitar 20 kilometer dari pusat kota Gorontalo. Bagi Sobat Pesona yang memilih jalur darat menuju Olele, dibutuhkan waktu perjalanan 40-50 menit dari pusat kota Gorontalo.

Pada dasarnya, dengan durasi itu, perjalanan bisa dikategorikan tidak terlalu lama. Sepanjang perjalanan, kita juga bisa menikmati pemandangan yang tersaji di kiri dan kanan jalan.

Sebagai informasi, jalan darat bukanlah satu-satunya akses menuju Pantai Olele. Tempat ini bisa dijangkau lewat laut dengan menggunakan speedboat dari Pelabuhan Gorontalo. Waktu tempuh lewat laut juga lebih singkat dibandingkan lewat darat, yaitu sekitar 10 menit lebih cepat.

Sesampainya di Olele, terdapat perahu-perahu yang bisa mengantarkan wisatawan menuju spot-spor terumbu karang yang indah nan mempesona.

Perahu yang disewakan di Olele cukup nyaman, meskipun bermesin tunggal. Lebar perahu ini sekitar dua meter dengan bangku kayu terletak di kedua sisinya.

Paling tidak, ada sembilan spot wisata di Olele yang bisa dikunjungi. Masing-masing memiliki keunikan tersendiri. Untuk mengunjungi dan menikmati spot-spot tersebut dibutuhkan waktu yang cukup lama.

Ada baiknya, Sobat Pesona meluangkan waktu selama beberapa hari jika ingin berwisata di Olele.

Perjalanan sesulit apa pun atau selama apa juga, rasanya tak akan jadi masalah jika pada akhir tujuan kita menemukan tempat wisata seindah Pantai Olele.

Sepulang dari sana, hanya indahnya laut dan segala isinya yang akan mengisi memori kita. Jadi, tak salah, kan, kalau Gorontalo disebut sebagai surga yang tersembunyi?