Lahan Tidak Stabil, Satu Rumah Didesa Wangun Sari Ambruk

12

Kondisi tanah yang tidak stabil, ditambah intensitas hujan cukup tinggi menyebabkan sebuah rumah permanen di Kampung Areng, Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, ambruk hingga rata dengan tanah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Seperti inilah kondisi rumah milik Yadi, warga Kampung Areng Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, yang ambruk akibat kondisi tanah yang tidak stabil pasca diguyur hujan, pada Rabu  kemarin. Rumah permanen yang berada di atas lahan dengan kemiringan cukup curam tersebut, rata dengan tanah lantaran tidak sanggup menahan bebannya, meski pondasi disekelilingnya telah dipasangi beton.

Pada Kamis pagi, Yadi dibantu orang tuanya dan seorang warga masih mencari sisa barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Selain bangunan rumah, seluruh perabotan dan barang elektronik serta surat-surat berharga turut tertimbun di bawah puing bangunan beton.

Menurut Yadi, rumah miliknya ambruk lantaran lapisan tanah yang menahan beban rumahnya, terkikis oleh aliran air pasca diguyur hujan deras. Beruntung saat kejadian ia bersama istri dan anaknya, sedang berada di luar rumah.

Akibat kejadian tersebut, kini Yadi bersama istri dan seorang anaknya untuk sementara, tinggal bersama orang tuanya yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Ia berharap ada bantuan dari Pemerintah, terutama terkait kemudahan dalam mengurus surat-surat berharga seperti surat nikah, kartu keluarga dan surat-surat berharga lainnya, yang masih tertimbun dibawah puing puing bangunan beton.

ALGI GHIFARI,BANDUNGTV.