DPO 10 Tahun, Gembong Curanmor Diringkus Polres Cianjur

45

Gembong curanmor yang sudah beroperasi selama sepuluh tahun, berhasil di ringkus jajaran kepolisian polres cianjur. Dalam aksinya para pelaku berhasil melakukan pencurian kendaraan roda empat sebanyak dua hingga tiga unit mobil. Dari hasil penggrebekan dirumah kontrakan pelaku, polisi berhasil menyita belasan unit kendaraan yang sudah dipreteli.

 

Seorang gembong spesialis pencurian kendaraan roda empat dan roda dua. Berhasil diringkus jajaran Kepolisian Polres Cianjur. Pelaku yang sudah menjadi DPO selama 10 tahun ini, akhirnya berhasil ditangkap polisi di rumah kontrakannya di Kabupaten Bogor. Rumah kontrakan tersebut dijadikan sebuah gudang penyimpanan mobil curian yang sudah dipreteli. Polisi berhasil mengamankan belasan unit mobil yang sudah dipreteli, tak hanya itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lainnya, yakni sejumlah alat kunci. Gunting besar, hingga alat untuk mempreteli mobil, dan barang bukti yang lainnya. Setiap menjalankan aksinya, pelaku yang mempunyai tiga anak buah ini, mengincar kendaraan roda empat yang sedang terparkir di garasi korban di pinggir jalan. Setelah berhasil membawa kabur mobil, pelaku langsung membagi  mobil menjadi beberapa bagian untuk dijual secara eceran.

 

Selama sepuluh tahun, pelaku yang bernama Sobur alias Obuy ini, sudah menjalankan aksi pencurian kendaraan roda empat di sejumlah Kabupaten, yakni, di Cianjur, Sukabumi dan juga di Bogor. Dalam seminggu, pelaku berhasil mencuri dua hingga tiga unit mobil. Selain gembong curanmor, pelaku juga pengguna Narkoba jenis sabu-sabu, pasalnya, polisi menemukan sejumlah alat hisap atau bong di rumah pelaku, selain itu, saat dilakukan tes urine, pelaku juga positif mengkonsumsi Narkoba.  Sementara menurut Kapolres Cianjur mengatakan, penangkapan gembong curanmor ini, dari hasil pengembangan tiga tersangka lainnya yang lebih dulu ditangkap. Dari pengakuan pelaku, dalam seminggu menargetkan dua hingga kendaraan yang harus dicuri, kemudian kendaraan tersebut dipreteli, mulai dari body, mesin, ban, dan yang lainnya, lalu dijual ke konsumen yang membutuhkan. Saat dilakukan penggeledahan di rumah kontrakan, ditemukan sekitar 16 unit kendaraan roda empat yang sudah dipreteli.

 

Dari hasil pengakuan pelaku. Lebih dari seratusan mobil yang sudah dicurinya. Sementara mobil hasil curiannya dijual secara eceran onderdilnya, rata-rata satu unit mobil bisa terjual hingga 5 juta rupiah. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku terancam minimal 7 tahun kurungan penjara.

 

Algi Muhamad Gifari, Bandung Tv.