Waspada Corona Atau Covid19, 3.000An Wna Asal China Dipantau

6

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, pihaknya memantau tiga ribuan Warga Negara Asing asal Tiongkok atau China yang berdomisili di JABAR. Untuk siaga satu corona yang kini disebut covid19, masyarakat pun diharapkan menggunakan masker jika sedang flu. Saat ini, enam rumah sakit pun disiagakan untuk menangani covid19.

Mengantisipasi warga Jabar tertular virus corona, atau yang saat ini disebut covid19, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, pihaknya selalu berkordinasi dengan Kementerian Kesehatan serta Imigrasi dan Kesehatan Pelabuhan. Selain itu, pihaknya pun meminta warga segera melapor ke nomor telepon satusatu sembilan, jika menemukan hal mencurigakan, atau bertanya terkait covid19. Tak hanya itu, ridwan kamil menyatakan, pihaknya memantau tiga ribuan warga China yang berada di JABAR. Dirinya pun mengimbau warga JABAR tetap menjaga kondusifitas dan menghindari halhal yang bersifat sara, sambil tetap waspada.

Menurut Ridwan Kamil, tiga ribuan warga JABAR tersebut ada yang merupakan tenaga kerja asing, pebisnis, dan wisatawan. Dalam hal siaga satu covid19, ada enam rumah sakit yang disiapkan di Bandung, Cirebon, Sumedang, Sukabumi, Garut, dan Indramayu, yang melengkapi sistem pertahanan bersama RSHS. Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Berly Hamdani, pihaknya tidak bisa menjamin semua WNA asal China di JABAR patuh pada aturan, tapi dirinya pun tidak bisa memberlakukan diskriminasi. Menurutnya, hingga saat ini sudah ada 7 orang yang dirawat di rumah sakit karena diduga terjangkit covid19.

Sementara itu, terkait pengaruh wabah covid19, Gubernur pun menyatakan, pihaknya tengah menghitung dampak dalam hal ekonomi terutama impor bahan pangan dari Tiongkok. Sedangkan dampak wisatawan tidak terlalu signifikan karena yang populer di JABAR lebih banyak dari Timur Tengah. Selain itu, investasi China ke JABAR terjadi perlambatan. Salah satunya, ekspo Taiwan yang tadinya akan digelar Februari diundur menjadi November.

Budi Hartati, Bandung Tv.