35 Koperasi Harus Direhabilitasi

13
35 Koperasi Harus Direhabilitasi

BISNIS BANDUNG– Satgas Waspada Investasi OJK menormalisasi 35 dari 50 koperasi yang sempat diduga memiliki aplikasi online ilegal.

Hal itu dilakukan setelah berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UMKM). Satgas melakukan koreksi terhadap daftar 50 koperasi yang aplikasi onlinenya diduga ilegal dan melakukan penyimpangan.

Penyimpangan yang dimaksud antara lain melakukan praktik pinjaman online di luar anggota serta tidak memiliki legalitas badan hukum dan izin usaha simpan pinjam sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kendati demikian, Satgas tetap melakukan penindakan terhadap koperasi yang terbukti melanggar peraturan perundang-undangan  yang berlaku serta memberikan pembinaan terhadap koperasi yang belum sesuai dengan jati diri dan prinsip koperasi.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UMKM, Prof.H.Rully Indrawan mengemukakan  hal itu  merupakan jalan terbaik untuk mengatasi permasalahan yang menimpa perkoperasian nasional.

Dari hasil tabayun dan disaksikan oleh koperasi-koperasi terindikasi, dinyatakan 35 koperasi perlu mendapat rehabilitasi nama baiknya. Sedang koperasi sisanya diberi kesempatan untuk melakukan pembelaan dengan mengajukan bukti pendukung yang lebih kuat.

“Insyaa Allah awal bulan Juni sudah ada keputusan final. Sehingga kisruh yang membuat stigmatisasi koperasi semakin kuat dapat diatasi secepatnya. Karena koperasi melibatkan sekurang-kurangnya 50 juta anggota dan dipercaya sebagai  sistem perekonomian nasional sebagaimana yang diamanatkan para pendiri bangsa,” ungkap Rully.

Guru Besar Universitas Pasundan  ini menegaskan, semoga bisa menjadi pelajaran bagi semua untuk melakukan apapun yang berkaitan dengan kepentingan orang banyak. Tabayun selalu harus menjadi metode dalam mendalami dan menyelesaikan semua masalah bangsa. (E-018)***