35 Perusahaan di Jabar Penuhi Syarat Tangguhkan Pembayaran UMK 2020

98
Ka Disdik Jabar Anyar Menuai Sorotan Tajam

BISNIS  BANDUNG –  Dari 113 perusahaan yang mengajukan penangguhan upah minimum kota/kabupaten (UMK)  Tahun 2020 di Jawa Barat, di antaranya  35 perusahaaan sudah dinyatakan memenuhi kelengkapan persyaratan penangguhan UMK sesuai Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No 231 Tahun 2003 tentang Tata Cara Penangguhan Pelaksanaan Upah Minimum.

” Sisanya  ada  78 perusahaan dokumennya belum melengkapi persyaratan administrasi. Lalu belum bisa menjelaskan secara pasti kalau perusahaan ini tidak mampu bayar,” tutur Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi (Disnakertrans)  Jabar, M Ade  Afriandi di Bandung, Jum’at (10/1/20).

Menurut Ade, pihaknya  hingga saat ini masih melakukan verifikasi lapangan kepada perusahaan di provinsi tersebut yang mengajukan penangguhan upah minimum kabupaten/kota (UMK) tahun 2020.

“Kemarin itu hari terakhir melakukan verifikasi lapangan sesuai Kepgub UMK 2020. Dewan pengupahan provinsi sedang mempersiapkan. Jadi, ga serta merta ditetapkan harus diverifikasi dulu,” katanya.

Ia  berujar dengan dilakukannya verifikasi tersebut maka pihaknya akan tahu ada perusahaan yang tidak bisa membayar UMK, terlebih ada kebijakan dalam keputusan tersebut sebelum melangkah ke persetujuan tetap harus ada pengecekan.

“Jadi untuk bukti fakta di lapangan harus ada dan proses administrasi teknis tetap ke proses yang ada di Keputusan Menaker Nomor 321 Tahun 2003,” kata dia.

Baca juga: UMK 2020 Karawang Rp 4,5 Juta Terendah Kota Banjar Rp 1,8 Juta

Dikatakan,  tanggal  6 dan 7 Januari 2020, Dewan Pengupahan juga telah melakukan verifikasi administrasi serta pada 8 Januari dan kemarin dilakukan verifikasi lapangan dengan cara melakukan kunjungan langsung ke pabriknya, berdialog dengan buruh.

“Jadi kita lihat langsung fakta yang ada di lapangan dan kalau memang perusahaan tak mampu kita ingin faktanya benar jangan sampai pekerja dirugikan padahal ternyata perusahaan mampu,” ucapnya. (B-002)***