7 Tips Belajar Hidup Minimalis

107

Di masa pandemi Covid-19 masyarakat dunia dituntut untuk hidup lebih efektif dan efisie. Redaksi BB mencoba mengulas 7 tips belajar hidup minimalis. Diantaranya adalah :

  1. Tulis alasan yang jelas

Cobalah membuat daftar mengapa perlu hidup lebih minimalis. Apakah itu karena muak dikejar-kejar debt collector? Atau uang di dompet selalu hilang beres gajian? Tulis semuanya di atas selembar kertas, dan tempelkan di tempat yang sering Anda lihat seperti kulkas, meja rias, atau pintu keluar rumah. Daftar ini akan membantu mengingatkan Anda  mengapa Anda  butuh belajar hidup minimalis lebih cepat dan mudah!

  1. Singkirkan Benda-benda Serupa

Menerapkan gaya hidup minimalis dengan menyingkirkan benda duplikat di rumah lebih mudah dibandingkan harus merelakan semua barang-barang di rumah. Coba, jalan-jalan di rumah dan lihat apakah Anda memiliki dua benda yang sama, apabila ada, pisahkan salah satunya. Masukan barang-barang duplikat tersebut ke dalam box dan tentukan mana saja yang harus sudah dibuang. Atau masih bisa Anda donasikan pada orang yang lebih membutuhkan.

Kalau ragu dengan langkah ini, simpanlah dulu boks berisi barang duplikat di gudang selama 30 hari, apabila terbukti Anda tidak membutuhkannya, lebih baik didonasikan.

  1. Ciptakan Area Anti Berantakan

Hal berikutnya yang harus diikuti dalam tren hidup minimalis adalah dengan menciptakan area anti berantakan. Area ini bisa saja berupa furnitur, seperti meja rias yang rapi atau countertop dapur yang bersih. Gunakan area anti berantakan tersebut sebagai inspirasi kamu untuk hidup minimalis dengan sedikit barang. Kalau Anda merasa nyaman dengan zona anti berantakan tersebut, kembangkan area tersebut setiap harinya, dari hanya meja menjadi seluruh ruangan, misalkan. Dari ruangan bergaya minimalis dapat meluas pada rumah minimalis juga!

  1. Berpergian dengan Bijak

Bukan karena kita sedang menerapkan gaya hidup minimalis, berarti kita tidak bisa bepergian sesuka hati, ya, Sahabat! Bahkan, menurut bemorewithless.com, traveling merupakan salah satu cara banyak orang belajar bagaimana hidup sederhana. Caranya?Dengan meniru budaya tempat lain yang memiliki pengalaman gaya hidup minimalis. Saat bepergian, pastikan juga untuk tidak bekal terlalu banyak barang, tapi cobalah dengan mengurangi setengah jumlah kebutuhan pada traveling biasa.

  1. Bijak dalam Berpakaian

Sahabat, pernah mendengar Project 33 yang sempat booming beberapa tahun yang lalu?

Kalau belum, proyek ini adalah kegiatan beberapa orang yang mencoba hanya menggunakan sebanyak 33 baju (termasuk celana, sepatu, dan perhiasan) dalam 3 bulan. Pada awalnya proyek ini memang menuai beberapa kritik karena terdengar terlalu ekstrem. Namun setelah dicoba, para sukarelawan merasa dapat menghargai hidup sederhana dan tak terbebani oleh hal-hal materialistik.

  1. Bijak dalam Memilih Makanan

Apabila Anda pikirkan lagi, waktu yang Anda  habiskan untuk memilih menu makanan untuk makan pagi, siang, dan malam rasanya jelas sekali bahwa makanan bukanlah hal yang selalu bisa kita lihat sebagai hal yang simpel. Terkadang, untuk memutuskan satu menu saja dapat membuang banyak waktu. Cobalah memilih menu yang sama untuk sarapan dan makan siang pada satu minggu, dan 2 pilihan makan malam untuk dalam dua minggu. Apabila Anda merasa bosan, ganti menunya setiap 3 hari sekali sampai terbiasa. Agar tidak terlihat plain, cobalah untuk menyisipkan satu cheat day setiap dua minggu sekali.

  1. Menabung 10% – 30% Pemasukan

Langkah terakhir dalam menerapkan gaya hidup minimalis adalah dengan menabung. Langkah ini merupakan cara paling mudah, karena logikanya, semakin hemat, hidup Anda  juga akan semakin sederhana! Cobalah menabung mulai dari 10% jumlah pemasukan Anda setiap bulannya. Apabila terasa kurang, Anda  bisa menambahkan sampai 30%. Dengan begitu, hidup Anda akan lebih minimalis dan masa depan Anda pun insya Allah lebih terjamin! (C-003)***