86 WNI Jabar Dari Arab Diisolasi Dan Dites Swab Di BPSDM

4

Delapan puluh enam warga Jawa Barat yang sebelumnya bekerja atau bersekolah di Arab Saudi, dijemput Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan covid19 JABAR, sabtu malam. Para WNI tersebut pun diisolasi di BPSDM JABAR, dan dites swab hari minggu kemarin, untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka.

Delapan puluh enam warga Jawa Barat yang sebelumnya bekerja atau bersekolah di Arab Saudi, dijemput Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan covid19 JABAR, sabtu malam, di bandara Soekarno Hatta. Mereka pun langsung dibawa ke Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BPSDM JABAR, yang berlokasi di cimahi untuk dikarantina. Menurut direktur Rumah Sakit kesehatan kerja atau RSKK, Dokter Vini Adiani Dewi, pihaknya telah menyiapkan kamar yang berisi kebutuhankebutuhan pribadi untuk semua peserta isolasi, termasuk makanan. Vini pun menyatakan, seluruh peserta akan menjalani tes swab atau PCR untuk memastikan kondisi kesehatan mereka. Jika hasil pcr tes positif, mereka akan ditempatkan sesuai dengan protokol yang berlaku. Sedangkan jika hasilnya negatif, mereka akan diperbolehkan pulang setelah dikarantina selama 14 hari.

Salah seorang wni dari Riyadh Arab, yang dikarantina di BPSDM Jabar, suryani menyatakan, dirinya tidak mendapat kabar dari KBRI di riyadh, jika akan diisolasi terlebih dahulu di cimahi, sebelum bisa pulang ke kampungnya. Dirinya pun berharap kondisi semua WNI asal Arab sehat, dan corona pun segera berlalu dari Indonesia.

Setiap WNI tersebut pun sempat mendapatkan prosedur kesehatan mulai dari bandara hingga BPSDM, untuk memastikan warga JABAR aman dan sehat. Masingmasing dari mereka pun mendapatkan fasilitas kamar dan kebutuhan pribadi secara gratis, sebelum akhirnya dipulangkan ke domisili mereka.

Budi Hartati, Bandung Tv.