Ada Lonjakan Signifikan Pasien Covid-19 di RSHS

27
Ada Lonjakan Signifikan Pasien Covid-19 di RSHS

BISNIS BANDUNG– Lonjakan pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Hasan Sadikin Bandung  saat ini  terjadi secara signifikan pada bulan November 2020 dibanding Oktober 2020.

Manajemen  RSHS Bandung  tentunya melakukan proyeksi apabila terjadi peningkatan terus menerus dan sekarang tingkat keterisian ruangan untuk pasien Covid-19 sudah mencapai 90 persen.

“Sejak 12 November terjadi lonjakan cukup signifikan  yang menyebabkan harus dilakukan evaluasi terhadap ketersediaan kapasitas tempat tidur isolasi, khususnya di (Gedung) Kemuning. Kapasitas di Kemuning masih mencukupi untuk pelayanan saat ini,” kata Direktur Perencanaan, Organisasi dan Umum RSHS Bandung drg Muhammad Kamaruzzaman kepada wartawan pekan ini.

“Sekarang masih mencukupi. Gedung Kemuning sudah digunakan sebagai ruang perawatan Covid-19 dan selain Ruang ICU, juga HSU yang ada saat ini. Sehingga total kapasitas 90 persen. Kami berharap tidak banyak pasien yang datang,” ucapnya.

Dia merinci tempat perawatan di Lantai 1 Gedung Kemuning RSHS Bandung jumlahnya 24 dan jumlah pasien yang dirawat di ruangan ini sebanyak 24.

“Jadi 100 persen (di Lantai Satu Gedung Kemuning),” kata dia.

Di Lantai 2 Gedung Kemuning RSHS Bandung kapasitas 28 dan pasien 22, kemudian di Lantai 3 kapasitas 28 dan terisi oleh 28 pasien.

“Dan di Lantai 4 biasanya digunakan pasien negatif hasilnya atau ringan tanpa gejala yang siap dipindahkan, namun mengingat banyaknya pasien COVID-19, jadi sekarang digunakan untuk pasien yang dirawat,” kata dia.

“Jadi jumlah tempat tidurnya 40 (lantai 4), tapi karena dipakai untuk menangani Covid-19 jadi harus diberi jarak dan kapasitas dikurang jadi 28 tempat tidur. Pasien saat ini ada 13 orang,” lanjut dia.

Selain itu, lanjut dia, di Ruang HCU RSHS Bandung dengan kapasitas tujuh tempat tidur, saat ini terisi oleh enam pasien lalu di Ruangan Isolasi Gedung Kemuning yang terdiri dari empat tempat tidur telah terisi sepenuhnya, begitu pula halnya dengan ruang IGD khusus pasien COVID-19 yang menampung sembilan pasien.

Baca Juga :   Tarif Tol Soroja Tidak Naik

“Total semua pasien ada 97, kapasitas tempat tidur ada 119. Sehingga kapasitas (yang sudah terpakai) ada sebanyak 90 persen,” tuturnya.(B-002)***