Adanya Relaksasi PPNBM, Penjualan Mitsubishi Melonjak

269
Adanya Relaksasi PPNBM, Penjualan Mitsubishi Melonjak

BISNISBANDUNG – Adanya kebijakan penurunan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) atau pajak 0% untuk kendaraan bermotor kini telah membuahkan hasil.

Kebijakan Relaksasi PPnBM ini telah membuat penjualan kendaraan meningkat. Sejak dikeluarkannya kebijakan ini pada Maret hingga April 2021, beberapa Agen Pemegang Merek otomotif melaporkan peningkatan penjualannya. Salah satunya adalah pabrikan mobil Mitsubishi.

Hanya ada dua jenis mobil milik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) yang dapat pengurangan pajak, yakni Xpander dan Xpander Cross.

Seperti disampaikan Irwan Kuncoro, Director of Sales and Marketing Division PT MMKSI dalam media gathering virtula Mitsubishi Selasa 6 April 2021, kebijakan relaksasi PPnBM amat berdampak positif bagi penjualan Mitsubishi.

Jika dibandingkan dengan penjualan pada saat pandemi, penjualan pada Maret 2021 telah meningkat hampir dua kali lipat.

“Jadi kalau kita bicara angka penjualan dari Xpander dan Xpander Cross, kalau kita lihat satu tahun 2020 yang memang sangat terdampak pandemi, itu rata-rata penjualan per bulan sekitar 2.100-2.200 unit per bulan,” kata Irwan.

Namun setelah diberlakukan 0 persen PPNBM sejak awal Maret 2021, angka penjualannya mencapai 4.500 unit,”tambahnya.

Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT MMKSI, mengatakan, pihaknya menyambut baik program diskon pajak yang diberikan pemerintah. Karena selain mendukung industri, mendukung pula konsumen untuk membeli kendaraan.

“Keputusan relaksasi PPnBM ini, merupakan keputusan yang sangat baik sekali dan sangat kami apresiasi, karena dapat meningkatkan penjualan secara signifikan,” tuturnya, dalam konferensi virtual, Rabu 6 April 2021.

Nakamura juga mengatakan, bersama dengan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI), pihaknya akan berusama untuk memenuhi permintaan konsumen.

Dalam rilis yang diterima Bisnis Bandung, penjualan Mitsubishi pada tahun 2020 mencatat angka penjualan sebanyak 54,768 unit (Jan 2020 – Dec 2020), yang terdiri dari penjualan model kendaraan penumpang 34.504 unit (Xpander, Xpander Cross, Pajero Sport, Eclipse Cross, Outlander PHEV), terkoreksi 57,2% dari tahun sebelumnya, dikarenakan daya beli dan situasi pasar.

Capaian penjualan kendaraan niaga ringan Mitsubishi Motors di Indonesia sebanyak 20.264 unit (Triton, L300 dan T-120SS) terkoreksi 47% dibandingkan tahun 2019.

Secara total, angka penjualan kendaraan Mitsubishi Motors di Indonesia terkoreksi 55.4 persen.

Beberapa model kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi Motors berhasil menjaga posisi pasar dan mampu meredam penurunan drastis di penjualan di masing-masing segmen.

Xpander (termasuk Xpander Cross) meraih pangsa pasar 24,1 persen di segmen small-MPV. Sedangkan L300 menjadi pemimpin pasar di kelas Pick-Up & Van Small dengan pangsa pasar 60.persen.

Kemudian Triton menjadi pemimpin segmen di kelas 4×4 dengan pangsa pasar 53,6%, dan Pajero Sport menjadi pemimpin segmen di kelas 4×4 dengan pangsa pasar 53,2 persen. (E-002)***