Akhirnya Pemerintah Bubarkan Ormas FPI

6
Akhirnya Pemerintah Bubarkan Ormas FPI

BISNIS BANDUNG– Akhirnya pemerintah melarang secara resmi aktivitas, dan sekaligus menghentikan kegiatan organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI). Aturan tersebut diputuskan melalui surat keputusan bersama (SKB) enam pejabat tertinggi di kementerian dan lembaga.

“Pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan setiap kegiatan yang dilakukan FPI karena FPI tidak lagi mempunyai legal standing, baik sebagai organisasi masyarakat (ormas) maupun organisasi biasa,” ujar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD kepada pers,Rabu (29/12) di Jakarta.

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut, menjelaskan, sejak 21 Juni 2019, FPI secara de jure telah bubar sebagai ormas. Itu karena FPI belum memenuhi persyaratan untuk memperpanjang surat keterangan terdaftar (SKT) sebagai ormas hingga kini di Kemendagri.

Sedangkan masa berlaku SKT FPI yang sebelumnya hanya berlaku hingga 20 Juni 2019.

Sementara itu, Tim Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI) mengkaji pilihan langkah hukum yang bakal ditempuh untuk merespons keputusan pemerintah yang resmi membubarkan organisasi tersebut.

Anggota Tim Kuasa Hukum FPI, Sugito Atmo Prawiro mengatakan salah satu upaya hukum yang mungkin ditempuh adalah menggugat keputusan pemerintah ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Kalau mengenai masalah itu kami nanti akan mengambil langkah-langkah hukum terhadap putusan tersebut. Jadi kalau keputusan negara, kami akan mem-PTUN kan keputusan tersebut,” kata Sugito kepada wartawan.

Sugito berpendapat langkah pemerintah membubarkan FPI merupakan proses politik dan bukan persoalan hukum. Karena itu ia bersama timnya bakal mempelajari terlebih dulu keputusan pemerintah sebelum melayangkan gugatan.

“Ini kan bukan proses hukum. Ini kan proses politik. Kami akan ajukan gugatan PTUN misalnya, nanti [kalau] kami dapat putusannya,” tutur Sugito.(B-002)***

Baca Juga :   Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Pertamini