Aksi Anarkis Moga Tak Terulang Lagi

29
Aksi Anarkis Moga Tak Terulang Lagi

BISNIS BANDUNG– Pemkot Bandung Mulyana sangat berharap tidak ada lagi aksi massa yang berujung perusakan objek fasilitas umum. Lebih-lebih aksi massa yang berujung bentrokan itu terjadi di masa pandemi Covid-19.

 ” Kerumanan massa yang tidak terkendali, saya  khawatir mereka yang demo terpapar virus dan menularkan ke keluarganya yang di rumah,” kata Wakil  Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dalam keterangannya, Rabu (7/10/2020).

Dia  mengungkapkan perusakan fasilitas publik oleh massa seharusnya tak perlu terjadi. Apalagi perusakan Taman Cikapayang yang tidak memiliki keterkaitan dengan penyaluran aspirasi.

“Itu fasilitas publik. Jadi saya sangat menyayangkan itu dirusak,” tuturnya.

Wawali Bandung berharap, jika buruh, mahasiswa, atau kelompok sosial lainnya akan menyampaikan aspirasi, lebih baik menggunakan saluran yang ada. Mereka tak perlu melakukan aksi anarkis yang merugikan banyak pihak.

“Jangan sampai terulang  ada perusakan dan bentrok. Salurkan aspirasinya dengan baik,” kata Yana.

Yana menyatakan telah berkoordinasi dengan Polrestabes Bandung terkait dengan kemungkinan adanya unjuk rasa lanjutan yang bakal dilakukan mahasiswa dan buruh.

“Informasi yang saya peroleh, beberapa orang sudah diamankan polisi karen dianggap sebagai provokator. Mudah-mudahan tidak terulang lagi,” katanya.

Sebelumnya, aksi dari berbagai kelompok mahasiswa dan kelompok lainnya memadati Gedung DPRD Jawa Barat untuk menyampaikan penolakannya terhadap pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja, Selasa (6/10).

Aksi dimulai pada pukul 13.00 WIB, kemudian massa perlahan membubarkan diri pada sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah bubar, massa bergerak ke arah Pasteur, sebagian ada yang melewati bawah jalan layang, dan ada yang juga berada di Jalan Layang Pasupati.(B-002)***