Antisipasi Covid19, Emil Imbau Penggunaan Salam Sunda

3

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, untuk mengantisipasi penyebaran corona atau covid19, dirinya bersama DPRD JABAR menyepakati penggunaan salam sunda, menggantikan jabat tangan dan cipika cipiki. Selain itu, PEMPROV JABAR pun akan melakukan proaktif tes terhadap orang dalam pemantauan covid19, dengan pola desentralisasi testing.

Ditemui usai rapat dengan anggota DPRD Jabar dan stake holder lainnya di Gedung Sate Bandung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan pihaknya telah menyepakati penggunaan salam sunda, menggantikan jabat tangan dan cipikacipiki, untuk mengantisipasi penyebaran covid 19. Selain itu, menurut Ridwan Kamil, pihaknya melakukan langkah proaktif dengan menambah Rumah Sakit yang sudah siap di ring dua menjadi 27, dan melakukan proaktif tes dengan pola desentralisasi. Dirinya menyatakan, jabar sudah memiliki alat proaktif tes tersebut di rumah sakit, maupun laboratorium untuk mengujinya di unpad.

Anggaran untuk mengantisipasi penyebaran covid19 tersebut sudah didukung DPRD Jabar. Menurut wakil ketua DPRD Jabar, Ahmad Ruhiyat, pihaknya pun menunggu penyampaian secara resmi kebutuhan terkait penanganan covid19 tersebut dari Gubernur.

Gubernur memastikan, anggaran yang disediakan untuk mengantisipasi penyebaran covid19 mencapai besaran minimal lima puluh milyar rupiah, yang tidak hanya diambil dari anggaran tak terduga. Tapi, anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk penanganan covid19, tapi juga kebencanaan salah satunya gempa Sukabumi.

Budi Hartati, Bandung Tv.