Antusiasme Acara Konser Virtual Hellprint Official 

12
Antusiasme Acara Konser Virtual Hellprint Official

BISNIS BANDUNG Malam pergantian tahun selalu menjadi momen special. Begitu pula ketika  menyongsong tahun baru 2021 Supermusic berkolaborasi dengan Hellprint menemani Superfriends di rumah dengan suguhan konser keren secara virtual di Youtube Channel Hellprint Official.

Danny Kajul selaku Founder Hellprint Official mengungkapkan  konsep episode  di  akhir tahun 2020 itu  menyuguhkan satu band yang jarang banget bikin konten di sosmednya yaitu Mesin Tempur, sehingga menjadi kejutan tersendiri di malam tahun baru menghadirkan beberapa pengisi acaranya yang menggunakan topeng.

Tries Pondang Simbolon Perwakilan SUPERMUSIC.ID Rso Bandung  mengatakan  menambahkan kalau  dilihat dari responsnya dari sejumlah viewer yang menonton dengan subscriber mencapai kurang lebih 15 ribu di Youtubenya. Artinya mereka benar-benar kangen selama satu tahun ini para pecinta musik yang bergenre underground atau metal ini  merindukan suguhan musik yang berdampak dengan peningkatan dari subscriber baru di sosmednya Hellprint.

Kolaborasi  event Supermusic & Hellprint yang sukses menggelar 7 episode sebelumnya dengan melibatkan 21 band dari berbagai daerah.  Pada episode 8 Wave Djava Virtual Concert ini masih dengan tema WORLD STAGE EXPERIENCE,  tampak lebih keren dan berwarna,  ditambah dengan ambience special moment tahun baru, dengan menghadirkan band lintas genre yang akan berbagi aksi panggung.

Semisal  band bergenre Grind Core yaitu Mesin Tempur, yang didampingi Scream Of Vexia unit Death Core asal Superfriends Cirebon, dan Asep Balon yang merupakan rapper fenomenal jebolan Majalaya yang siap menggandeng Fiksi (solois kontent creator yang sudah memiliki jutaan pengikut di Youtubenya) dan diiringi band (Lain Udin), serta berkolaborasi dengan Givani Gumilang ex vocalis Scimmiaska. Hal tersebut diungkapkan pihak penyelenggara di studio Denny Minuz Production di kawasan bojong koneng atas cikutra kota bandung, pada sela-sela preskon  konser secara virtual.

Baca Juga :   Sanitasi Berbasis Masyarakat Tingkatkan Kualitas Kesehatan

Eben “Burgerkill” selaku Musisi/ Penggerak music underground Bandung berujar acara virtual concert ini menjadi pilihan acara alternative di masa pandemic. Selain itu juga sebagai kesempatan bagi para musisi untuk eksis kembali berkarya.

Eben pun mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan challenge atau sensasi, di mana  musisi biasanya bertukar energi dengan para penonton yang membludak secara off air.

Menurut Asep Balon selaku Talent Wave Djava Virtual Concert,    terjadi antusiasme  adanya program ini, karena buat sebagian musisi di musim pandemi menjadi kesulitan dikarenakan beberapa kegiatan manggung ditiadakan dan lain-lain. Makanya dengan adanya virtual concert sangat  membantu para musisi untuk bangkit  dan  tetap  berkarya. (E-009)***