Arisan Tril Tua Jilid 5 Berlangsung di Purwakarta

433

Ajang temu para penghobi motor trail tua yang bertajuk Arisan Tril Tua (ATT) kini hadir kembali dan telah sukses digelar. Tahun ini, “Arisan Tril Tua” (ATT) merupakan tahun ke-5. Komunitas Geng Tril Tua yang didaulat sebagai penggagas agenda rutin ini, sukses menyelenggarakan agenda tahunan ini di Camping Ground Parang Gombong, Kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, 17-18 Agustus 2018.

Presiden Geng Tril Tua Indonesia Ricky Manggala mengatakan, Perkembangan GTT begitu pesat. Bukan saja dihuni oleh pemilik motor tril tua,Trial tua original, modifikasi penggaruk tanah tua maupun scrambler yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Para modifikator yang memproduksi part-part motor tua dan juga vintage trail pun ikut diakomodir.

“Geng Tril Tua merupakan sebuah wadah yang mempersatukan individu dan kelompok-kelompok pencinta motor trail dan motocross tua, dengan keluaran di atas tahun ’90-an, atau motor muda yang dimodifikasi menjadi layaknya motor trail jadul,” ucap Ricky Manggala.

Arisan Tril Tua (ATT) merupakan agenda tahunan wajib. Filosofi arisan bukan artian mengumpulkan uang dalam sebuah acara pada umumnya. Namun Arisan disini mempunyai pengertian kumpul bareng, berbagi pengalaman, serta berbagi kesenangan.

Minat akan acara ATT terus memperlihatkan grafik yang meningkat. ATT pertama di Bali tahun 2014 dihadiri 100 orang, kemudian ATT kedua di Jogjakarta ikuti oleh 650 penggemar tril tua. Sedangkan tahun 2016 ini, dihelat di Oray Tapa Kabupaten Bandung selaku tuan rumah berhasil mengakomodir 800 penggemar Tril Tua. ATT 4 digelar di Trenggalek pada tahun 2017, kini giliran Geng Tril Tua Purwakarta yang menjadi tuan rumah. Pada gelaran tahun ini, setidaknya 1000-an peserta dari berbagai klub yang berafiliasi dengan Geng Tril Tua turut hadir dan menyemarakkan “Lebaran-nya” para pecinta Tril Tua.

Baca Juga :   AISI : Target Penjualan Motor 2018 Sebesar 6,1 Juta Unit

ATT 5 yang dilaksanakan pada 17-18 Agustus 2018 dibuka dengan upacara pengibaran bendera merah putih guna memeringati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-73. Upacara tersebut diikuti seluruh peserta setelah melakukan parade melintasi Bendungan Parang Gombong, Jatiluhur.

“Arisan Tril Tua menjadi ajang silaturahmi bagi kita semua, dari kita untuk kita. Silaturahmi memperpanjang usia, silaturahmi melapangkan rezeki. Geng Tril Tua adalah wadah, bukan sekadar klub. Wadah yang mempersatukan pencinta tril tua seluruh Indonesia,” ujar Kolonel CZI Tri Hascaryo, selaku pembina GTT di sela-sela sambutannya. Pada kesempatan tersebut, Geng Tril Tua menyematkan Life time Achievement kepada Kolonel CZI Tri Hascaryo atas kontribusinya terhadap tumbuhnya ekosistem tril tua di Indonesia.

Event berupa gathering para penggila tril tua, disajikan dengan konsep jambore, yang lebih mengedepankan kepada nuansa kekeluargaan, fun, dan juga sekaligus sebagai upaya memperkenalkan objek wisata yang ada di kota Purwakarta. ATT5 menampilkan serangkaian kegiatan yang sangat menarik perhatian para peserta dan pengunjung yang hadir, seperti Dirty Duathlon ajang adu kecepatan dan kekompakan antar klub dalam mengarungi danau dan memacu tril tuanya, juga ada Trial Games adu kecepatan teknikal para pengendara tril tua di bebatuan terjal, serta banyak kegiatan positif lainnya.

Sesuai dengan namanya yang mengutip kata “Arisan”,  setiap tahunnya, pada puncak acara selalu diumumkan Grandprize. Tahun ini, Geng Tril Tua mengusung sebuah motor tril lawas, Yamaha DT125 MX sebagai hasil kocokan “Arisan Trl Tua” yang diraih oleh Geng Tril Tua Kudus. (E-002)***