Aroma Menyingkirkan Penyidik KPK Pemilik Idealisme ICW : Novel Dan Kawan kawan Bakal Dipecat

14

BISNIS BANDUNG  –  Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan bersama puluhan penyidik lainnya dikabarkan terancam dipecat. Sebabnya mereka dikabarkan tidak lolos tes untuk beralih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Novel diketahui merupakan penyidik senior yang memiliki dedikasi dan idealisme tinggi di KPK yang membongkar kasus korupsi besar.

Kabar tersebut langsung menyulut reaksi berbagai kalangan. Mereka protes dan mempertanyakan jika Novel dan kawan kawan  dipecat dari KPK. Sebab Novel diketahui merupakan penyidik senior yang memiliki dedikasi dan idealisme tinggi di KPK.

Diperoleh keterangan, selain Novel, beberapa pegawai KPK yang dikabarkan bakal dipecat di antaranya,  Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap, Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK Sujanarko, hingga Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (Dikyanmas) KPK Giri Suprapdiono.

Novel Baswedan dan sejumlah pegawai dikabarkan terancam dipecat dari KPK. Kabarnya karena tak lolos tes kebangsaan untuk menjadi ASN di KPK. Novel menduga, cara ini dilakukan oleh pimpinan KPK untuk menyingkirkan dirinya dan sejumlah pegawai KPK lainnya.”Bila info tersebut benar, tentu saya terkejut. Karena baru kali ini upaya tersebut justru dilakukan oleh Pimpinan KPK sendiri,” ucap Novel, Selasa (4/5).

 Aroma penyingkiran

Aroma penyingkiran Novel dari KPK sudah diendus Koordinator Indonesian Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo sejak revisi UU KPK. Adnan menyebut , salah satu poin dalam revisi UU KPK berisi mewajibkan penyidik harus sehat jasmani dan rohani. Dan seperti diketahui, penglihatan Novel kini terganggu, usai diserang dengan air keras.”Betapa ditakutinya Novel itu, jadi cara menyingkirkannya dengan memasukkan pasal tersebut dalam undang-undang,” kata Koordinator Indonesian Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo, kepada merdeka.com, Kamis (19/9) yang dikutip Bisnis Bandung.com. Peralihan status pegawai KPK menjadi ASN merupakan imbas dari revisi Undang-Undang KPK yang banyak ditentang berbagai kalangan.  Ketua KPK Firli Bahuri memastikan seluruh pegawai di KPK akan beralih jadi ASN pada 1 Juni 2021. Ada 1.362 pegawai KPK yang mengikuti proses alih status dan 1.031 telah menjalani proses alih tersebut. (B-003) ***

Baca Juga :   Sakit, Keberangkatan Seorang Calhaj Tertunda