BAND GENRE ROCK SELANCAR TERJEBAK DI DCDC PENGADILAN MUSIK VIRTUAL

20

Mengawali karir bermusik melalui debut single pada tahun 2016 yang berjudul ‘fisherman slut’. Tidak disangka musik rock selancar (surf rock) yang telah disangka punah di Indonesia, ternyata menemukan geliat baru lewat single . Sehingga grup band yang berdiri sejak tahun 2015 di  Jatinangor Kab.Sumedang terinspirasi dari band dedengkot rock selancar asal Amerika The Ventures namun diplesetkan menjadi The Panturas ini mulai tercatat dalam berbagai media promo festival musik berbagai kelas. Mendapat dukungan penuh para ABK (Anak Buah Kapal) sebutan untuk fans The Panturas, musik rock selancar kembali menemukan nyawanya dipeta musik Indonesia.

Pada tahun 2018, Kuya (drum), Abyan Zaki (vokal, gitar), Rizal Taufik (gitar), dan Bagus Patrias alias Gogon (bass) memberanikan diri untuk merilis album perdana mereka yang diberi judul ‘mabuk laut’, dan perlahan mulai membangun citra tidak hanya lewat karya lagu saja, bahkan seni visual yang mereka munculkan selalu berhubungan dengan laut dan kehidupan pantai dengan kemasan gaya tahun tujuh puluhan lengkap dengan unsur komedi yang satir. Hingga akhirnya dibulan November 2020 ini, disaat masa pandemik belum berakhir The Panturas justru hadir dengan karyanya berupa single yang berjudul ‘Balada Semburan Naga’, dirilis pada 13 November 2020. Akibatnya The Panturas menjadi terdakwa dan terjebak di DCDC Pengadilan Musik Virtual yang digelar oleh ATAP Promotion yang didukung sepenuhnya oleh www.djarumcoklat.com (DCDC) di Kantination The Panas Dalam di kawasan Jalan Ambon Kota Bandung. Pengadilan menghadirkan  dua Jaksa Penuntut, yakni  Budi Dalton dan Pidi Baiq, lalu kursi Pembela ditempati oleh Yoga (PHB) dan Ruly Cikapundung, dipimpin seorang Hakim yaitu Man (Jasad) dan jalannya persidangan diatur oleh Eddi Brokoli sebagai Panitera. Alhasil taping syutingnya pun berjalan lancar sebelum rilis single dari The Panturas dan nantinya disiarkan secara streaming disaluran You Tube DCDC TV

Baca Juga :   HADIRKAN PAKET EKONOMIS BERKUALITAS, TRANSVISION LUNCURKAN “NUSANTARA HD” UNTUK MASYARAKAT DI PELOSOK INDONESIA DENGAN MENGGANDENG TANAKA

Gio Vitano selaku Pihak ATAP Promotions, menyebutkan DCDC Pengadilan Musik ini seperti biasa dijadikan sebagai sarana promosi oleh band-band atau solois yang akan merilis album atau untuk promo lainnya.

Gio pun menambahkan, “kebetulan grup The Panturas di tanggal 13 bakal rilis album baru, akhirnya kita adili dulu gitu dan yang menjadi khas dan unik dari grup ini karena meski termasuk generasi milenial namun mereka bisa membawakan musik bergenre rock selancar (surf rock) kontemporer yang tenar di zaman dulu, mulai dari soundnya, artwork dan dari segala macam yang membuat menarik untuk kita ulik-ulik di DCDC Pengadilan Musik virtual episode ini dan buat kedepannya akan ada satu musisi lagi yang telah  mengajukan untuk diadili tapi masih rahasia. “Jadi tunggu aja info selanjutnya di sosmed DCDC Official dan yang pasti lebih menarik trus naha si ieu? “ujar Gio sambil tersenyum dan semoga kita bisa cepat melewati masa-masa pandemic . (E-009) ***