Bangkitkan Ekonomi Jabar Perlu Perda Wirausaha

152

BISNIS BANDUNG- Salah satu persyaratan peningkatan ekonomi yang tinggi adalah sumber daya manusia yang kompeten. Jika persyaratan  ada bisa  menangkap beragam peluang seiring perubahan lingkungan usaha yang memiliki turbulensi pada situasi ekonomi yang penuh ketidakpastian.

SDM  yang kompeten itu mampu bersaing dalam lingkungan bisnis global. Akan tetapi, peraturan mengenai kewirausahaan saat ini masih tersebar dalam berbagai peraturan perundang-undangan dan belum diatur secara terpadu dan komprehensif.

“Di sini pentingnya  Jawa Barat menyiapkan rancangan peraturan daerah  dan terintegrasi guna memfasilitasi dan mendorong terbentuknya ekosistem wirausaha yang kondusif dan berdaya saing di Jawa Barat,” kata Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Jabar,  R Yunandar Eka Perwira, pekan ini di Bandung.

DPRD Provinsi Jawa Barat, katanya  berupaya membangkitkan sektor perekonomian masyarakat melalui Rancangan Peraturan Daerah Kewirausahaan. Dan usulan Raperda tentang Kewirausahaan merupakan salah satu alternatif dan solusi yang tepat untuk menciptakan pelaku usaha baru di Jawa Barat.

“Raperda kewirausahaan bertujuan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan yang inovatif dalam rangka membangun perekonomian daerah berdasarkan demokrasi ekonomi yang berkeadilan,” katanya.

Beberapa waktu lalu, ia  memaparkan usulan rancangan peraturan daerah tentang kewirausahaan pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat.

Yunandar mengungkapkan, Provinsi Jawa Barat dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia yaitu sebanyak 45,5 juta atau 20 persen dari jumlah penduduk nasional.

Jumlah penduduk tersebut didominasi oleh jumlah penduduk usia produktif sebesar 70 persen dari total penduduk di Jawa Barat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut bahwa rata-rata pangsa ekonomi Jawa Barat terhadap ekonomi nasional menempati posisi peringkat tiga besar dengan porsi sebesar 13,4 persen.

“Peluang untuk mengembangkan usaha maupun menciptakan pelaku usaha baru perlu mendapat prioritas perhatian, terlebih Jawa Barat memiliki ragam potensi sumber alam yang variatif dan dapat dioptimalkan,” ujar Yunandar.

Oleh karena itu ia berharap, dengan adanya peraturan daerah terkait kewirausahaan maka pembangunan ekonomi berkelanjutan di Jawa Barat akan semakin tumbuh pesat. (B-002)***