Beragam Cara Kampanye Dilakukan Calon Bupati Bandung

18

Berbagai cara kampanye dilakukan pasangan calon Bupati Bandung, dari mulai menaiki angkutan kota untuk menanyakan langsung permasalahan supir angkutan, hingga janji kampanye untuk memberikan peluang terhadap kaum milenial agar bisa produktif di bidang ekonomi, kesenian maupun pertanian.

Untuk menampung permasalahan yang dirasakan oleh para supir angkutan kota, calon bupati bandung nomor urut tiga Dadang Supriatna rela menjadi penumpang, saat di perjalanan berbagai pertanyaan dilontarkan olah Dadang kepada sang supir. Hal tersebut dilakukan agar calon bupati, mengetahui permasalahan yang selama ini belum terselesaikan.

Menurut Dadang Supriatna, banyak angkutan umum di wilayah Kabupaten Bandung yang belum memiliki terminal, salah satunya di wilayah Baleendah. Maka jika terpilih, salah satu upaya yang akan dilakukan yakni membuat terminal, serta membuat nyaman kendaraan angkutan agar masyarakat bisa tertarik menggunakan angkutan umum, dan mengurangi kemacetan.

Sementara itu berbeda dengan calon bupati bandung nomor urut dua, Yena Iskadar Ma’soem, saat berada di Soreang menghadiri pengukuhan milenial partai amanat nasional. Dirinya berjanji akan memberikan peluang untuk kaum melinial, sehingga milenial bisa produktif di segi perekonomian,kesenian hingga pertanian, dengan memberikan pelatihan.

Baca Juga: Dugaan Ada Operasi Intelejen Untuk Jerat HRS Mengorbankan Sejumlah Aparat Yang Dianggap Tidak Becus Tangani Prokes

Pemilihan bupati dan wakil bupati bandung diikuti oleh tiga peserta, yakni nomor urut satu Kurnia Agustina-Usman Sayogi, nomor urut dua Yena Iskadar Ma’soem-Atep, dan nomor urut tiga Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan, pencoblosan akan dilakukan serentak pada sembilan Desember 2020 mendatang.

yuwana kurniawan, bandung tv.