Bidang DKV Mendominasi di Industri Kreatif

33

DIREKTUR Pengembangan Pasar Dalam Negeri, Deputi Pemasaran Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) Yuana Rochma Astuti mengatakan, salah satu subsektor industri ekonomi kreatif yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Desain Komunikasi Visual (DKV) film, animasi, video, seni pertunjukan dan TV, radio.

“Keberadaan industri kreatif Indonesia telah menjadi motor penggerak perekonomian nasional. DKV merupakan satu dari empat subsektor ekraf yang mengalami pertumbuhan pesat yakni tumbuh 8,98% di tahun 2016,” ujar , dalam acara diskusi bersama media Jateng dan Yogyakarta mengenai Peran Desain Grafis untuk Industri Lokal, di Kedai Logika, Jumat (29/11) lalu.

Kondisi tersebut, dikatakan Yuana, menunjukkan bahwa DKV memiliki peran penting dan mampu memberikan dampak besar terhadap subsektor ekonomi kreatif seperti kuliner, fashion, dan kriya. Menurutnya, Yogyakarta merupakan satu dari lima provinsi di Indonesia penyumbang PDB Ekraf terbesar tahun 2016.

Berdasarkan data dari portal Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pertumbuhan industri kreatif di DIY semakin pesat berkembang dalam satu dekade terakhir. Terdapat lebih dari 172 ribu pelaku ekonomi kreatif, dimana lima subsektor terbesarnya bergerak di usaha kuliner, kriya, fashion, penerbitan, dan fotografi.

“Tiga subsektor kuliner, kriya dan fashion membutuhkan keberadaan desain grafis untuk mendukung industri kreatif,” jelasnya.

Direktur PT Astra Graphia Tbk, Mangara Pangaribuan mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung industri kreatif lokal. Dengan bantuan teknologi, industri ekonomi kreatif pertumbuhannya akan lebih cepat.

Menurut dia, bentuk dukungan terhadap industri kreatif tersebut diwujudkan melalui sejumlah acara yang diselenggarakan Astragraphia Document Solution bersama AIDIA. Seperti workshop tentang aplikasi desain special colour dan finishing produk desain kepada para mahasiswa, akademisi DKV, dan desainer grafis profesional.

“Meningkatnya kebutuhan akan desain komunikasi visual memberi dampak terhadap sektor ekonomi kreatif lain,” jelas Mangara.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Profesional Desain Komunikasi Visual Indonesia (AIDIA), Eka Sofyan Rizal, menambahkan pihaknya optimis desain grafis akan tumbuh pesat karena identitas visual adalah hal penting bagi pelaku industri kreatif. “Karena menjadi elemen penting terutama dalam menciptakan tampilan suatu produk,” terangnya. [C-003/azz]***