Buruh Terkena PHK Diberi Insentif Rp 1 Juta

205

BISNIS BANDUNG – Pemerintah akan memberi insentif  Rp1 juta selama empat bulan kepada pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) saat  kondisi ekonomi tertekan akibat mewabahnya virus corona.

Menurut Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso , insentif  akan disalurkan melalui program Kartu Prakerja. Saat ini program tersebut difokuskan bagi para pekerja yang terkena PHK di sektor informal dan Usaha Mikro Kecil (UMK).

“Mempertimbangkan kondisi saat ini, Pemerintah melakukan penyesuaian terhadap program Kartu Prakerja,  difokuskan bagi pekerja yang terkena PHK  akibat dampak Covid-19,” ujar Susiwijono dalam keterangan tertulisnya yang diperoleh BB, Rabu.

Susiwijono menegaskan, melalui program itu pemerintah  akan memberikan pelatihan online bagi mereka dan akan diberikan insentif sebesar Rp4 juta, yakni Rp1 juta per bulan selama empatbulan, ditambah biaya pelatihan sebesar Rp1 juta.

“Skema ini hanya berlaku selama 4 bulan untuk memitigasi dampak covid-19 yang mengakibatkan banyak pekerja  terkena PHK karena menurunnya omzet usaha di tempatnya bekerja,” tutur Susiwijono.

Bila kondisi dan situasi sudah kembali normal, lanjut Susiwijono, skema yang digunakan program Kartu Prakerja adalah skema awal, yaitu  total insentif Rp 650.000,  biaya pelatihan Rp 5 juta.

Sementara itu, bagi pekerja formal yang terkena PHK dan ikut dalam kepesertaan BP Jamsostek, pemerintah menurut Susiwijono, juga menyiapkan skema melalui pembiayaan dari BP Jamsostek berupa bantuan pelatihan dan insentif yang diberikan selama tiga bulan, dengan total insentif Rp 3 juta, dan biaya pelatihan Rp 2 juta. (B-003) ***