Cari Kerja Susah? Yuk Bikin Usaha Sendiri?

151

SITUASI yang serba nggak menentu beberapa bulan belakangan paling berdampak pada sektor ekonomi. Nggak hanya banyak yang kehilangan pekerjaannya, tapi mencari pekerjaan baru juga nggak kalah susah karena saingannya semakin banyak.

Gambaran susahnya cari pekerjaan di masa sekarang ini sempat diungkapkan oleh akun Twitter salah satu portal penyedia lowongan pekerjaan dan bahkan sempat viral karena seperti menjawab pertanyaan banyak pejuang loker. Saat masa pandemi, jumlah lowongan yang ada berkurang drastis, tapi peminatnya malah bertambah hingga berkali-kali lipat. Sama persis seperti yang dirasakan sekarang. Tapi, kalau mencari pekerjaan susahnya setengah mati, kenapa nggak mencoba bikin bisnis sendiri? Ini strategi yang Anda butuhkan!

Temukan Ide Bisnis yang Potensial

Ada baiknya memiliki ide sendiri yang berasal dari hobi atau keahlian yang dimiliki. Misalnya melihat piyama dan daster yang sekarang lagi jadi tren OOTD selama di rumah, nggak ada salahnya kamu menciptakan piyama lucu yang sesuai kebutuhan pasar dengan harga terjangkau.

Bisnis makanan juga diprediksi menjadi salah satu yang bakalan survive di masa depan, karena semua orang sudah pasti membutuhkan. Kamu bisa menciptakan makanan kering yang dapat disimpan selama beberapa minggu, seperti dendeng atau rendang bumbu kering. Jenis makanan ini juga lagi populer, lho.

Melihat tren yang sedang booming saat ini boleh-boleh saja, tapi jangan sampai menirunya habis-habisan. Asah kreativitasmu dengan mengambil ide dari produk atau jasa yang kini sedang laris di pasaran, lalu tambahkan ciri khas yang bikin bisnismu unik dan berbeda.

Hitung Cashflow yang Dibutuhkan

Setelah menemukan ide yang potensial, saatnya mencari cara bagaimana menghitung cashflow yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis dengan efektif. Cashflow sendiri sebenarnya merupakan aliran kas yang masuk dan keluar untuk keperluan bisnis dalam rentang waktu tertentu. Penghitungan dan pengelolaan yang buruk bisa berdampak pada modal usaha yang terkuras habis hingga mengalami kerugian.

Baca Juga :   Pengalihan Rute ke Bandara Kertajati Mulai 15 Juni

Demi mendapatkan cashflow yang lancar, pastikan pemasukan yang didapat lebih besar daripada pengeluaran. Hal ini bisa dilakukan dengan memastikan persediaan produk, baik barang atau jasa, yang tepat, menunda pengeuaran untuk hal-hal yang nggak mendesak, menghitung biaya produksi, hingga memikirkan strategi pemasaran yang tepat.

Belajar Strategi Marketing Digital

Di era serba digital saat ini, pemasaran tak bisa lagi hanya mengandalkan cara-cara lawas. Saatnya belajar digital marketing untuk memasarkan produk maupun jasa lewat platform digital. Sayangnya, digital marketing sendiri mencakup area yang luas dan nggak akan habis untuk digali. (C-003/eth)***