Chatbot dan Hotline Center Krisis Corona Pemerintah

7

PEMERINTAH melalui satuan tugas Gugus Tugas Penanganan Corona telah membuat situs resmi yaitu covid19.go.id untuk memberikan informasi rinci terkait virus corona SARS COV-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19 di Indonesia.

Satuan tugas ini dipimpin oleh Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Armando. Situs resmi pemerintah pusat soal corona pun dikelola oleh BNPB.

Selain situs, satgas juga membuat chatbot WhatsApp yang diberi nama COVID19.GO.ID dengan nomor telepon 081113339900.

Chatbot Covid-19

Menurut keterangan rilis yang diterima dari berbagai sumber, Jumat (20/3), Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo, chatbot akan secara otomatis menjawab jika masyarakat mengetik kata ‘Halo’ atau ‘Selamat malam’.

Namun, saat dicoba dengan mengetik kata ‘Halo’, chatbot tidak menggubris. Selang beberapa menit, saya kembali mencoba mengetik kata ‘Selamat malam’ tetapi tidak ada respon.

Setelah menunggu sekitar 10 menit untuk mendapatkan notifikasi:

Apa saja sih yang ingin kamu ketahui mengenai Covid-19?

  1. Kabar Covid-19 terkini di Indonesia
  2. Sebenarnya apa sih Covid-19 itu?
  3. Apa saja gejala Covid-19?
  4. Bagaimana cara melindungi diri?
  5. Bagaimana cara melindungi orang lain?
  6. Masker perlu gak sih?
  7. Rumah Sakit Rujukan Covid-19.

Ketika A, B, C, D, E, F, atau G, lalu kirim ke kami. Maka, kami akan menjawab pertanyaan kamu.

Bagikan info akurat tentang Covid-19 ke teman dan keluargamu.

www.covid19.go.id

08111 333 99 000

Hotline 119 ext 9 untuk mendapatkan bantuan apabila ada gejala.

Lalu, saat mendapatkan balasan seperti di atas, saya memilih opsi A (Kabar Covid-19 terkini di Indonesia). Namun, lagi-lagi chatbot pemerintah tidak merespon dengan cepat.

Saya mesti menunggu beberapa menit untuk mendapatkan informasi yang saya inginkan. Sekitar empat menit, saya mendapat notifikasi tetapi chatbot COVID19.GO.ID malah mengirimkan pesan awal bukan kabar terkini Covid-19 di Indonesia.

Sebelumnya, WHO juga sudah meluncurkan chatbot Whatsapp serupa. Menurut pengalaman kami, chatbot milik WHO lebih cepat merespons pengguna ketimbang milik pemerintah. Sehingga, chatbot COVID19.GO.ID perlu diperbaiki sistemnya karena tidak responsif.

Hotline Center Krisis Virus Corona

Pemerintah pun menyediakan hotline center 119. Tujuannya adalah untuk menakar kesigapan petugas saat menerima laporan terkait masyarakat yang merasa mempunyai gejala Covid-19.

Saat dihubungi, hotline 119 pukul 11.21 WIB, lalu ada suara instruksi berbunyi, “Keberadaan Anda akan digunakan untuk layanan ini, tekan 1 jika setuju tekan 2 untuk melanjutkan.”

Saat menekan nomor 2, hotline melanjutkan, “Untuk pelaporan krisis center corona tekan 9”. Namun setelah ditekan, telepon ditolak oleh hotline.

Tapi, setelah dicoba lagi setelah beberapa menit, hotline center tersebut menjawab. Jika penelepon menyebut tengah mengalami gejala terserang virus corona SARS-COV-2 seperti sesak nafas, batuk, pilek disertai demam, maka petugas akan menanyakan lokasi tempat tinggal.

Setelah itu, penelepon akan diarahkan ke hotline yang sesuai dengan tempat tinggal. Jika tinggal di Jakarta, penelepon diarahkan ke Tanggap Covid-19 Jakarta (112/0813 8837 6955).

Di layanan hotline, penelepon akan ditanya apakah pernah ada riwayat ke luar negeri atau ke luar kota. Selain itu ditanyakan pula jika pernah berkontak langsung dengan pasien positif Covid-19.

Petugas lantas akan memberikan saran sesuai dengan kondisi pasien. Untuk pemeriksaan, penelepon akan diminta untuk datang ke puskesmas atau RSUD terdekat. Lalu petugas memberikan nomor telepon puskemas dan RSUD yang dekat dengan daerah tempat tinggal penelepon.

Petugas pun akan memberi instruksi cara penanganan dan pencegahan penularan kepada keluarga dan orang terdekat penelepon.

Penelepon akan diminta untuk memakai masker serta memastikan anggota keluarga lain juga menggunakan masker dan jika batuk. Mereka juga menyarankan agar dahak yang keluar ditampung di kantong plastik dan langsung dibuang.

Berdasarkan pengamatan, hotline center pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat responsif dan memberikan informasi rinci terkait fasilitas kesehatan setempat. Mereka juga menenangkan masyarakat yang ‘panik’ saat anggota keluarga mereka muncul gejala Covid-19. (C-003/Eks)***