Corona di Indonesia Bertambah Mendorong Terjadi PHK

72

Jumlah pasien yang positif corona atau covid-19 terus bertambah di Indonesia. Hingga sampai Senin (9/3/2020) pada pukul 17.00 WIB ada 13 lagi pasien yang dinyatakan terpapar corona.

Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto di Istana Negara, Senin (9/3/2020). Per hari Minggu (8/3/2020) kemarin sudah ada pasien yang positif corona sebanyak 6 orang. Yakni Pasien 01,02,03,04,05 dan 06.

“Pertama kita identifikasi sebagai kasus 07. Perempuan 59 tahun, kondisi sakit ringan-sedang, keadaan stabil. Ia baru kembali dari luar negeri,” kata Yurianto.

Virus corona , juga mendorong terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Tahun 2020  menapaki bulan ketiga, mencuatkan kabar buruk bagi sektor ketenagakerjaan. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)  pemicunya macam-macam dari persoalan hubungan industrial, persaingan bisnis, hingga yang terkini adalah dampak wabah virus corona .
Dampak penyebaran virus corona begitu memukul industri pariwisata, khususnya travel agen Indonesia. Ancaman PHK mulai menghantui para pegawai travel agen.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo), Pauline Suharno, menjelaskan dampak penurunan penjualan karena virus corona berdampak pada operasional perusahaan. Banyak perusahaan per awal Maret ini tak lagi beroperasi secara penuh. Sistem shift pegawai pun tak lagi diberlakukan, ujung-ujungnya ada travel agen melakukan efisiensi dan mempertimbangkan PHK. “Corona mendorong memperparah PHK di Indonesia,” ujar Pauline. (B-003) ***