Corona Kebal Suhu Udara?

37

MASYARAKAT Arab Saudi punya prediksi, virus corona akan lenyap, khususnya di Arab, pertengahan Mei 2020 ini. Begitu pula orang Indonesia, punya harapan (bukan prediksi) Covid akan semakin melemah sejak pertengahan Mei ini.

Hal itu muncul karena menurut beberapa komentator di medsos, corona yang menyebabkan Covid-19 itu tidak tahan terhadap susu di atas 27 derajat. Namun pada kenyataannya, pengaruh suhu udara terhadap corona masih harus dibuktikan secara ilmiah. Masalahnya, pada tanggal 14 Mei, di Arab Sausi, baik di Mekah maupun Madinah dan Jedah suhu udara mencapai 40 derajat Celsius bahkan di Jedah pk 12.00 suhu udara mencapai 41 derajat. Namun pada pemeriksaan yang dilakukan secara merata, yang positif terpapar Covid-19 terus bertambah bahkan persentasenya cenderung terus naik.

Di Indonesia tidak dapat dibandingkan dengan keadaan di Arab Saudi. Suhu udara di daerah berbeda-beda. Di Bandung rata-rata 22 derajat Celsius namun di Jakarta dan kota lain, suhu udara dapat mencapai 30 derajat bahkan lebih. Wajar apabila virus corona masih bertahan dan orang yang terpaparnya juga terus meningkat.

Penanganan corona, secara umum, di Arab Saudi tampak lebih terpola dengan sanksi sangat berat bagi pelanggarnya. Di Mekah dan  Madinah, misalnya, lock down itu dilakukan sangat ketat. Masyarakat hanya diberi waktu antara pk. 09 – pk 15.00 itupun tidak boleh berkerumun. Jam malam diberlakukan di Mekah, dan Madinah Masjid Haram dan Nabawi ditutup. Kalaupun ada salat berjamaah hanya bagi para pegawai masjid. Orang luar, meskipun penduduk yang tinggal berdekatan dengan masjid, tetap dilarang masuk  masjid.

Dilihat dari makin ketatnya lock down di beberapa kota di Saudi Arabia, diperkirakan justru wabah Covid 19 masih berumur panjang. Paling cepat bulan Juli-Agustus.Karena itu penyelenggaraan ibadah haji tahun  ini, belum dapat dipastikan. Pemerintrah Arab Saudi mulai mengurangi beban anggarannya dengan memulangkan semua ekspatriat atau tenaga kerja yang bekerja di Arab Saudi. Tenaga Kerja Indonesia (TKI)  diberi kesempatan pulang denga disediakan pesawat khusus. Diperkirakan dua sampai empat kali penerbangan datri Jedah, Nabawi, dan Riyadh menuju Jakarta.

Indonesia tidak mungkin menyelenggarakan lock down seperti di Arab Saudi.  Masalahnya sangat kompleks berkaitan dengan masalah ekonomi, budaya, dan hidup-mati rakyat kebanyakan. Budaya mudik, misalnya, sulit dicegah, apalagi hanya dengan imbauan. Banyak orang Indonesia yang nekad mudik meskipun harus dengan cara sembunyi-sembunyi.

Pada satu sisi, rakyat mendesak pemerintah, menggunakan berbagai cara memusnahkan corona. Mereka berharap pemerintah bertindak tegas terhadap orang yang melanggar PSBB. Pada sisi lain, banyak rakyat yang mendesak pemerintah mengurangi bahkan menghentikan PSBB. Mereka berharap pemerintah membuka akses agar mereka dapat melakukan kegiatannya secara leluasa.  Namun Indonesia tetap harus optimistis. :Pada waktu yang tidak terlalu lama, para ahi akan segera memenukan dan memproduksi derta mendistribusikan vaksin.***