Dadang : Luhurnya Budaya Sunda Sulit Menterjemahkannya Ke Dalam Bahasa Indonesia.

45

BISNIS BANDUNG – Situs Bumi Alit Kabuyutan  di Desa Lebakwangi Kecamatan Arjasari, merupakan salah satu aset budaya yang berpotensi menjadi objek pariwisata di Kabupaten Bandung .

Hal itu dikemukakan Bupati Bandung H. Dadang M. Naser saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa salam dan Ngaruwat Barang Pusaka di Situs Bumi Alit Kabuyutan, baru-baru ini.
“Ngaruwat jeung ngariksa, menjaga dan merawat, iIni yang harus kita lakukan, salah satunya  Situs Bumi Alit Kabuyutan, yang kaitannya untuk melestarikan budaya sekaligus meningkatkan potensi wisata di Kabupaten Bandung, khususnya di wilayah Arjasari,” ujar Bupati Dadang Naser.

Selain sebagai aset budaya, di situs itu juga tertanam nilai kalamullah dan muara langit yang diabadikan melalui tulisan adat Sunda. “Ini sesuatu yang langka bagi kalangan anak muda dan menjadi keharusan bagi semua pihak untuk mengenalkan dan menanamkan pemahaman kepada mereka tentang adat budaya ,” tutur bupati.

Dikemukakan Dadang , budaya Sunda harus terjaga dan hal itu harus terus dicontohkan kepada masyarakat. Saking luhurnya budaya Sunda, sehingga cukup sulit menterjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia.

Sebagai contoh, lanjut Dadang  kata Sabilulungan. Dalam Sabilulungan ada silih asah, asih, asuh. Dalam Sabilulungan juga ada makna  saling sayang dan saling hormat. Hormat kepada yang lebih tua, menghargai kepada yang setara dan menyayangi kepada yang lebih muda,” ungkap Dadang Naser.

Dadang Naser bersama jajarannya menyakan siap mendukung agar situs budaya ini terus berkembang menjadi salah satu potensi pariwisata budaya di Kabupaten Bandung. “Bukan hanya dari aspek wisata dan budaya, situs ini dapat dijadikan teladan bagi masyarakat dalam berperilaku sesuai tuntunan agama. Hayu utang barengkeun amis gula keur adat istiadat, keur kamajuan urang Sunda,” tutur Dadang Naser menambahkan. (B-003) ***