Dari Karyawan Berubah Menjadi Pebisnis

185

DUNIA bisnis memang menyajikan sesuatu yang menggiurkan bagi para pegiat bisnis. Bahkan dengan bisnis itu ada yang sudah bisa membeli rumah, mobil atau motor. Karena itulah orang-orang mulai tertarik dengan bisnis. Salah satunya adalah bisnis fashion yang dijalani oleh Defi.

Defi membuka industri rumahan ini sejak tahun 2013, yang terletak di Desa Margaluyu Jelekong Rt.02 Rw. 14 Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung. Letaknya tidak jauh dari Pendopo Giri Harja Jelekong. Nama produk fashion ini adalah Deft Collection sesuai dengan nama pemiliknya.

Pemilik Deft Collection ini awalnya tidak menggeluti bidang bisnis. Defi dulu adalah seorang karyawan BUMN dibagian penghijauan, namun karena bosan menjadi karyawan akhirnya beliau memutuskan untuk banting stir menjadi pebisnis.

“Waktu itu saya adalah seorang karyawan di BUMN, namun karena bosan dan ingin mencari pengalaman baru akhirnya saya memutuskan menjadi seorang pebisnis.” Kata Defi kepada BB.

Deft Collection memiliki beberapa produksi fashion diantaranya seprei, gamis,piama, koko dan masker. Namun karena produksi seprei memiliki masalah dengan distributor kain maka sekarang hanya memproduksi gamis, piama, koko dan masker. Namun hal itu tidak membuat produksi menurun malah jadi sebaliknya.

Yang membedakan dengan toko fashion senada adalah dari bahannya. Bahan dari pada gamis itu sendiri terbuat dari bahan wolfis Grade A (bahan terbaik) dengan design gamis berupa Palestine Series  dan untuk bahan masker adalah dari bahan oxford. Kemudian untuk piama sendiri Deft Collection  memproduksi untuk anak-anak dan dewasa, Deft Collection juga hanya memproduksi, bahannya dikirim dari distributor.

Untuk gamis sendiri Deft Collection menyajikan beberapa farian warna yang berbeda dengan produksi lainnya yaitu ada empat warna diantaranya, Hitam, putih, merah dan hijau. Harga gamis sendiri omset perbulan nya adalah Rp. 3 juta dan masker sendiri dijual dengan harga 22ribu per 1000 lusin sehingga dalam satu bulan keuntungan yang didapat bisa mencapai Rp. 22 juta

“sejauh ini tidak ada keluhan dari konsumen, karena mereka tau barang yang kita produksi adalah barang bagus.” ujarnya

Bsinis Deft Collection ini memiliki 19 orang karaywan dengan beberapa keterampilannya masing-masng dan penjualannya sudah merambah ke online shop, sehingga memudahkan konsumen untuk memesan secara online. Bahkan Produksi rumahan ini sudah menjual ke Nusa Tenggara Timur.

Bagi para pecinta fashion muslim tidak ada salahnya mencoba memesan produksi karya Deft Collection ini. Karena selain dari barang yang baik serta bisa memesan secara online. Dan dijamin ga akan merasa kecewa. Outlet Deft Collection tidak pernah sepi orderan terutama bagi para penjual baju-baju muslim dan muslimah. (C-003/Tandri)***