Deteksi Pola Penyebaran Covid-19, 5.000 Pesantren Di-Rapid Tes

3

Mendeteksi pola penyebaran covid-19 di lingkungan asrama,  Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan rapid tes di setidaknya lima ribu pesantren di JABAR.  Menurut wakil Gubernur JABAR,  hal tersebut karena,  kyai termasuk orang kategori b yang sering berkomunikasi dengan jamaahnya,  dengan cara bersalaman dan cium tangan. 

Ratusan Kyai dan Rohaniawan mengikuti rapid tes di MUI Tasikmalaya,  selasa siang.  Menurut wakil Gubernur Jawa Barat,  Uu Ruzhanul Ulum,  hal ini dilakukan setelah PEMPROV JABAR menemukan ratusan orang di rumah ibadah di Bandung hingga asrama di Bogor,  yang positif covid-19 berdasarkan rapid tes.  Uu menyatakan,  Kyai dan Rohaniawan termasuk kategori b,  yang sering berkomunikasi dengan jemaahnya dengan cara salaman dan cium tangan.  Dengan begitu,  pondok pesantren sama seperti sekolah asrama di Sukabumi,  sehingga didahulukan untuk rapid tes.  Uu menambahkan,  setidaknya lima ribu dari 10 ribu pesantren di jabar,  akan diprioritaskan untuk rapid tes.

Uu pun meminta agar dalam beribadah,  untuk saat ini,  Umat Islam harus menghindari pola berkumpul,  seperti saat jumatan.

Budi Hartati,  Bandung Tv.