DPRD Jabar Dukung Penambahan Anggaran Kebencanaan

11

BISNIS BANDUNG – DPRD Jabar  sangat mendukung penambahan anggaran kebencanaan, sebagai upaya menanamkan budaya pengurangan risiko bencana serta meningkatkan ketangguhan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga masyarakat dalam menghadapi bencana.

“Ketika awal tahun ini kita dihadapkan dengan berbagai bencana seperti banjir dan longsor, khususnya   di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi,” kata Ketua DPRD Jawa Barat Taufik Hidayat, di Bandung, Jumat (7/2/2020).

Politisi Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat ini mengatakan DPRD Jabar mendukung penuh program pengurangan resiko bencana oleh Pemprov Jabar.

Dukungan tersebut menurut Taufik akan diwujudkan dalam sisi penganggaran penanggulangan bencana sejauh anggaran tersebut untuk kepentingan rakyat.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady mengatakan pihaknya akan mendorong anggaran program tersebut sepanjang argumen yang disampaikan realistis dan argumentatif.

“Kami dari DPRD akan mendorong anggaran yang diminta sepanjang argumentasi yang disampaikan oleh TAPD dan OPD yang terkait dianggap realistis dan sangat argumentatif,” kata Daddy.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat sinergitas dengan legislatif terkait keinginan mewujudkan Jabar sebagai daerah berbudaya tangguh bencana (resilience culture province).

“Kita mengawali tahun baru ini dengan berita musibah (banjir). Kami menguatkan sebuah percepatan cetak biru Jawa Barat sebagai provinsi tangguh bencana (JRCP),” kata Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil.

Salah satunya melalui agenda Komunikasi Pembangunan Daerah (KOPDAR) Gubernur Jabar Bersama Pimpinan, Ketua Komisi, Ketua Badan, dan Ketua Fraksi DPRD Provinsi Jabar di Kabupaten Bandung Barat.

Gubernur Emil mengatakan, Kopdar dengan tema “Jawa Barat Berbudaya Tangguh Bencana/Jawa Barat Resilience Culture Province (JRCP)”  sangat  relevan dengan kondisi Jabar yang  rawan bencana,  khususnya  banjir dan longsor. (B-002)***