Dua Burunan Kelas Kakap Sudah Tertangkap Harun Masiku Buronan KPK Masih Misterius

4148

BISNIS BANDUNG – Buronan kasus hukum yang diburu aparat, antara Djoko Tjandra yang buron sejak 2009 sudah ketangkap, kemudian Cai Changpan terhukum pidana mati yang kabur dari Lapas Tangerang tertangkap dalam posisi gantung diri di hutan Tenjo Kab.Bogor. Kini Harun Masiku buronan KPK yang sejauh ini belum tertangkap .

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  mengevaluasi tim satuan tugas yang ditugaskan memburu buronan kasus dugaan suap pemulusan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR Fraksi PDIP yakni Harun Masiku. Harun ditetapkan sebagai buronan sejak Januari 2020.

Deputi Penindakan KPK Karyoto mengaku, pihaknya sudah melakukan berbagai macam evaluasi, mana yang perlu ditambah dan prlu kerjasamakan dengan instansi-instansi lain.

KPK, lanjut Karyoto, akan terus bekerja maksimal untuk menangkap para buronan. Diungkapkan Karyoto, kendala atau kesulitan dalam menangkap Harun Masiku dan buronan lainnya yang hingga kini masih belum ditemukan. Salah satu kendalanya,  antara lain karena para buronan selalu bergerak dan berpindah dari satu tempat ke tempat  lain.

Mampu Mengusir Kapal Cina Di Natua Keberanian TNI AL Menjaga Kedaulatan Negara

Selain  Harun Masiku, masih ada beberapa buronan KPK yang belum tertangkap. Antara lain, mantan Panglima GAM wilayah Sabang, Izil Azhar alias Ayah Marine. Izin Azhar merupakan buronan kasus dugaan penerimaan gratifikasi bersama mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf sejak Desember 2018. Kemudian, Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim yang merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pemberian Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) terhadap Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI). Ditetapkan sebagai buronan pada September 2019. Pemilik PT Borneo PT Lumbung Energy dan Metal, Samin Tan , tersangka sekaligus buronan kasus dugaan suap  Pengurusan Terminasi Kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT AKT di Kementerian ESDM. Ditetapkan sebagai buronan pada Februari 2019. (B-003) ***