Dua Warga Sukabumi Diduga Terjangkit Virus Corona, Satu Meninggal

13

Beredar isu pasien terjangkit virus corona yang ditangani di rumah R Syamsuddin Sukabumi, Pemerintah Daerah Kota Sukabumi, langsung menggelar konferensi pers di aula rumah sakit. Pasien pasangan suami istri, TN S dan NY T ini menjalani perawatan medis sejak minggu pagi, dan langsung di tangani di ruang icu. NY T meninggal dunia pada minggu malam, dengan gejala flu batuk dan demam.

Pasangan suami istri S dan T, warga Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sempat ditangani di IGD sebelum masuk ke ruang ICU rumah sakit R Syamsuddin Sukabumi, pada minggu pagi. Pasutri tersebut dirawat karena mengalami gejala flu, batuk dan demam, sepulangnya melaksanakan Ibadah Umrah. Namun, sebelum pulang ke Sukabumi, pasangan tersebut sempat transit di negara yang terjangkit virus corona Abu Dhabi selama dua hari. Dalam penanganan medis, sang istri T 57 tahun, meninggal dunia pada minggu dini hari, sedangkan suaminya S 58 tahun, dinyatakan menderita pneumonia berstatus pemantauan Dinas Kesehatan Kota dan Kabupaten Sukabumi.,

Walikota Sukabumi, Ahmad Fahmi mengatakan, pasien meninggal dunia T, didiagnosa akibat penyakit jantung dan paru paru. Namun, untuk memastikan terjangkit virus corona, Dinas Kesehatan mengirimkan sample darah dan air liur untuk diuji laboratorium kementrian kesehatan RI dan hasilnya 14 hari mendatang., sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan Perawatan Rumah Sakit R Syamsuddin Sukabumi, drg Rina Hestiana mengungkapkan, gejala yang dialami Ny T, yaitu flu dan batuk disertai dengan gambaran pneumonia serta riwayat penyakit jantung.

Dinas Kesehatan Kota dan Kabupaten Sukabumi, saat ini akan berkoordinasi untuk melakukan pemantauan pasien T, serta sejumlah orang di sekitar yang sempat bersentuhan dengan pasien suami istri tersebut. Rumah sakit R Syamsuddin pun sudah menyiapkan ruangan khusus dilengkapi dengan peralatan jika mendapati pasien yang diduga terjangkit wabah virus corona.,

Budi Setiawan, Bandung Tv.