ESDM Siapkan Tarif Baru Listrik Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan

14

Tingginya impor minyak oleh Indonesia, membuat kementerian energi dan sumber daya mineral berupaya mengganti penggunaan minyak dengan energi terbarukan. Selain itu, sebagai salah satu upaya pemanfaatan energi terbarukan, menteri esdm, arifin tasrif menyatakan, pihaknya tengah menyiapkan tarif baru listrik.

Saat ini, konsumsi minyak di Indonesia jauh lebih tinggi dibandingkan produksi bahan bakar tersebut. Berdasarkan data kementerian ESDM, pada tahun 2018, produksi minyak di indonesia mencapai kisaran 601 hingga 801 MBOPD. Sedangkan konsumsi minyak di indonesia mencapai kisaran seribu 6 ratus satu hingga seribu 8 ratus satu MBOPD. Dengan begitu, untuk mengatasi kekurangan minyak dalam negeri, Indonesia harus mengimpornya. Produksi minyak terus berkurang dari tahun ke tahun karena cadangan terbukti minyak bumi indonesia hanya nol koma dua persen dari cadangan terbukti dunia. Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu upaya yang dilakukan kementerian ESDM yaitu mengganti penggunaan minyak dengan energi terbarukan. Selain itu, sebagai salah satu upaya pemanfaatan energi terbarukan, menteri ESDM, Arifin Tasrif menyatakan, pihaknya tengah menyiapkan tarif baru listrik.

Selain penggunaan energi terbarukan, upaya lain dilakukan kementerian esdm untuk mengurangi impor minya, yaitu pemanfaatan biofuel, implementasi kendaraan listrik, hingga konversi pembangkit listrik ke gas.

Budi Hartati, Bandung Tv.