Hasil Sayembara, Laskar Wanita Indonesia Diabadikan Jadi Nama RSUD Majalaya

15

BISNIS BANDUNG –  Laskar Wanita Indonesia , Dewi Sartika dan Otto Iskandar Dinata , diabadikan menjadi nama tiga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bandung . Tiga nama RSUD merupakan hasil  sayembara yang diikuti sekitar 613 peserta.
Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bandung Nomor 445/Kep.664-Kesra/2020 tanggal 16 Desember 2020 ditetapkan pemenang Sayembara Nama RSUD. Nama RSUD Soreang menjadi RSUD Otto Iskandar Dinata (Otista), dimenangkan oleh Siti Annisa Khotami, warga Kecamatan Katapang.

Kemudian RSUD Majalaya menjadi RSUD Laswi, dimenangkan oleh Rika Santika warga Kecamatan Banjaran. Sementara nama RSUD Cicalengka menjadi RSUD Raden Dewi Sartika yang dimenangkan oleh Jaja Mustopa warga Kecamatan Rancaekek.
“2 nama RSUD merupakan hadiah bagi kaum perempuan yang saat ini tengah memperingati Hari Ibu. Pertama yakni Laswi, singkatan dari Laskar Wanita Indonesia. Tentara-tentara perempuan yang berpusat di Bandung Selatan, tepatnya di Majalaya dan Ciparay.  Kedua RSUD Raden Dewi Sartika, yang merupakan pahlawan perempuan yang berasal dari Cicalengka,” ungkap Bupati Dadang Naser
Sedangkan RSUD Otista, lanjut Dadang,  adalah nama Stadion Si Jalak Harupat yang merupakan julukan bagi nama pahlawan Otto Iskandar Bandung,”ungkap .

Semangat Bushido

Rata-rata daerah di Jawa Barat (Jabar), menurut Dadang Naser, memiliki 1 RSUD. Sementara daerah yang dipimpinnya selama 1 dekade ini, memiliki 3 RSUD yang ditunjang oleh sebanyak 62 Puskesmas yang tersebar di 31 kecamatan. Nama baru tiga RSUD tersebut, diumumkan dalam acara Riung Mungpulung Peringatan Hari Ibu di Gedong Budaya Sabilulungan (GBS) Soreang, Selasa (22/12/2020).

Ditambahkan Dadang Naser,  sebagaimana halnya karakter Bushido bangsa Jepang dan karakter Saemaul Undong bangsa Korea Selatan, Kabupaten Bandung bisa maju seperti sekarang karena memiliki karakter jiwa Sabilulungan. “Karakter Sabilulungan merupakan karakter milik rakyat Jabar, rakyat Bandung, rakyat Sunda. Siapapun bupatinya nanti, jangan sampai hilang sebagai pembangunan di bidang karakter demi mewujudkan Kabupaten yang maju, mandiri dan berdaya saing,” ujar Dadang Naser.  (B-003) ***

Baca Juga :   Kartu Prakerja Energi Atasi Pengangguran